1.108 Mahasiswa Siap Terjun Jadi Duta Perubahan Perilaku Covid-19

Kompas.com - 13/10/2020, 16:22 WIB
Duta Mahasiswa untuk Perubahan Perilaku pencegahan Covid-19 Dok. KOMPAS.com/AYUNDA PININTA KASIHDuta Mahasiswa untuk Perubahan Perilaku pencegahan Covid-19

Namun, Sonny mengingatkan mahasiswa yang terjun langsung ke masyarakat untuk menjaga diri dari risiko tertular Covid-19.

"Harus menjadi diri, memakai masker yang benar, jangan sampai masker dibuka saat berbicara, menjaga jarak, dan tunjukkan cara mencuci tangan dengan baik," imbaunya.

Baca juga: Perjalanan Ujian Nasional dari Masa ke Masa, Kamu Ikut yang Mana?

Tingkatkan kompetensi

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud Nizam mengatakan, selama masa pandemi, Kemendikbud telah melakukan beragam program yang melibatkan mahasiswa dalam edukasi Covid-19, seperti realokasi anggaran untuk Rumah Sakit PTN, Relawan Covid-19 Nasional (Recon), hingga KKN tematik.

"Mobilisasi relawan mahasiswa kesehatan dalam waktu 3 hari sudah 15.000 mahasiswa yang mendaftar," papar Nizam.

Sampai sekarang, lanjut Nizam, Recon masih berjalan untuk membantu teman Satgas melakukan tracing serta membantu masyarakat dalam mencegah, mengenali gejala hingga bagaimana isolasi mandiri.

Selain Recon, perguruan tinggi juga didorong untuk menjalankan KKN tematik, di mana mahasiswa diterjunkan dengan misi mendidik masyarakat tentang melindungi diri dan keluarga dari Covid-19.

Baca juga: Jadi Relawan Covid-19, Mahasiswa Dapat SKS dan Insentif Kemendikbud

"Kebetulan kita sedang melakukan program Kampus Mengajar. Sebanyak 2.500 mahasiswa terjun untuk mengajar dari rumah," imbuh Nizam.

Program-program tersebut, termasuk program Duta Mahasiswa untuk Perubahan Perilaku pencegahan Covid-19, merupakan bagian dari Kampus Merdeka.

"Mahasiswa bisa dapat keterampilan, soft skill, melalui program ini. Sebagai Duta Perubahan, mahasiswa bisa melakukan pengamatan perubahan sosial, bisa dijadikan tulisan, karya ilmiah, serta membantu meningkatkan kompetensi yang bisa diakui dengan SKS," paparnya.

Meski begitu, Nizam menegaskan bahwa tujuan program ini adalah kegiatan sukarela untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Yang utama adalah kepedulian kepada masyarakat sebagai agen perubahan," tegas dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X