Kemenag: Paket Kuota Murah untuk Madrasah Diperpanjang sampai Desember

Kompas.com - 03/08/2020, 11:47 WIB
Sekolah Ditutup Sejak Covid-19, Siswa Madrasah Numpang Ujian di Rumah-Rumah Warga KOMPAS.COM/JUNAEDISekolah Ditutup Sejak Covid-19, Siswa Madrasah Numpang Ujian di Rumah-Rumah Warga

KOMPAS.com - Guna meringankan beban orang tua, Kementerian Agama (Kemenag) bersinergi dengan empat provider pulsa yakni Telkomsel, XL, Indosat, dan Tri untuk menyediakan kouta internet dengan harga terjangkau bagi madrasah.

Kuota dengan harga terjangkau tersebut tersedia bagi lebih dari 80 ribu madrasah di seluruh Indonesia.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar, di Jakarta mengatakan, program tersebut diperpanjang hingga akhir tahun.

Mengingat, para siswa madrasah masih akan belajar dengan sistem pembelajaran jarak jauh ( PJJ).

Baca juga: Nadiem Izinkan Dana BOS Dipakai Beli Kuota Internet Siswa dan Guru

“Program yang awalnya berlangsung hanya untuk bulan Juli, diperpanjang hingga 31 Desember 2020,” terang Umar seperti dilansir dari laman Kemenag.

Semua tingkat madrasah, kata dia, dapat menerima manfaat dari program tersebut, mulai dari tingkatan Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

Ia mengatakan, dari hasil evaluasi satu bulan pertama, program kuota murah ini cukup mendukung institusi madrasah dalam mengimplementasikan kegiatan belajar mengajar secara online.

"Perpanjangan sinergi strategis ini diharapkan dapat terus memudahkan akses pembelajaran siswa sekaligus meringankan beban orang tua dalam menghadapi dampak ekonomi pandemi Covid-19," imbuhnya.

Baca juga: Kemendikbud Segera Putuskan Pembukaan Sekolah di Zona Kuning

Ada sejumlah pilihan besaran kuota yang dapat dipilih, mulai dari 10 GB seharga Rp 40.000 hingga 50GB seharga Rp 100ribu dengan masa aktif 30 hari.

Khusus untuk Tri, ada pilihan dari 6GB sampai 117 GB dengan rentang harga 39ribu sampai 117ribu.

Sedangkan untuk sejumlah madrasah yang mengalami kendala server dan kesulitan menggunakan aplikasi e-learning madrasah, Umar mengatakan Kemenag sudah memiliki solusi.

 

“Sebagai solusi, kita telah menggandeng Telkomsigma untuk memberikan layanan cloud server sehingga madrasah dapat dengan mudah mengoptimalkan pembelajaran daring yang lebih sistematis dan menyenangkan,” tuturnya.

Baca juga: Beasiswa D3/S1 dari Universitas Islam Indonesia, Bebas Biaya Kuliah

Layanan e-learning, lanjut dia, saat ini juga sudah dilengkapi dengan fitur video conference.

Bagi pengelola madrasah yang ingin mendapatkan manfaat dari program Penyediaan Kuota Terjangkau ini, baik untuk pengajar, tenaga pendidikan maupun pelajar, dapat mengakses informasi lebih lanjut dan mengajukan pendaftaran melalui https://madrasah.kemenag.go.id/bantuankuotaterjangkau/ 


Sumber Kemenag
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X