Pusat Prestasi Nasional: Covid Tidak Boleh Surutkan Semangat Siswa untuk Berprestasi

Kompas.com - 20/07/2020, 12:15 WIB
Uji coba KSN-P daring tahap pertama digelar Puspresnas pada Senin, 20 Juni 2020 guna mempersiapkan KSN tingkat SMA yang akan diselenggarakan 10-12 Agustus 2020.

DOK. PUSPRESNASUji coba KSN-P daring tahap pertama digelar Puspresnas pada Senin, 20 Juni 2020 guna mempersiapkan KSN tingkat SMA yang akan diselenggarakan 10-12 Agustus 2020.

KOMPAS.com - Pembinaan siswa berprestasi tidak berhenti meski di saat siswa melaksanakan belajar dari rumah (BDR) pada masa pandemi global dan memasuki era normal baru. Sebaliknya, semangat siswa untuk tetap berprestasi dari rumah terus diperkuat.

"KSN-Provinsi (KSN-P) tetap digelar karena anak-anak Indonesia sangat mengharapkan seleksi tingkat kabupaten kota (khususnya KSN SMA dan SD) yang sempat diselenggarakan sesaat sebelum pandemi merebak dapat terus dilanjutkan," jelas Asep Sukmayadi, Plt. Kepala Pusat Prestasi Nasional ( Puspresnas).

Hal ini disampaikan dalam uji coba KSN-P digelar Puspresnas pada Senin, 20 Juni 2020 guna mempersiapkan KSN tingkat SMA yang akan diselenggarakan 10-12 Agustus 2020.

Tercatat 13 ribu siswa berprestasi dari 34 provinsi yang akan mengikuti 9 bidang kompetisi sains: matematika, fisika, kimia, biologi, geografi, astronomi, kebumian, ekonomi, dan infromatika. 

Dorongan tetap berprestasi

Asep menyampaikan, Kompetisi Sains Nasional (KSN) telah menjadi milik anak-anak Indonesia selama ini dan Dilakukan secara bertingkat dari mulai tingkat kab/kota sampai ke tingkat internasional.

Baca juga: FSB 2020: Merangkai Puzzle SDM Unggul lewat Manajemen Talenta Siswa

"Dari survey yang kita lakukan, anak-anak Indonesia tetap mengharapkan ada KSN tingkat provinsi dan tingkat nasional," ungkap Asep

Ia menambahkan, "mereka memiliki semangat pantang menyerah untuk beradaptasi dengan kondisi di mana mereka harus berada dan belajar dari rumah."

"Demikian juga pemerintah daerah memiliki komitmen yang sama dengan Pusat Prestasi Nasional untuk tetap melayani anak-anak berprestasi dengan melakukan inovasi penyelenggaran kompetisi secara daring," jelas Asep.

Menurutnya, gelaran kompetisi siswa di tengah pandemi merupakan sebuah tantangan untuk mendorong anak-anak Indonesia untuk tetap berprestasi dari rumah, menolak menyerah, menjaga semangat berlomba dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan siswa.

Asep menyampaikan, "kita juga mengharapkan tahun ini tidak kehilangan potensi talenta-talenta unggul Indonesia di bidang sains untuk kita bina kembangkan untuk berkiprah di ajang internasional tahun depan."

"Melalui KSNP tahun ini secara daring juga diharapkan kita lebih punya banyak referensi inovatif pendekatan pengelolaan talenta unggul nasional," harap Asep.

Tantangan kompetisi daring

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X