Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Sosok Arya, Jadi Lulusan Terbaik Unsoed Tanpa Skripsi, Raih IPK 3,99

KOMPAS.com - I Putu Arya Aditia Utama, lulusan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mendapatkan predikat lulusan terbaik dengan IPK 3,99 pada wisuda Unsoed Ke-151. Ia juga berhasil lulus tanpa skripsi dengan masa kuliah hanya 3 tahun 3 bulan.

Tidak hanya itu, Arya juga menjadi bagian dari 18 mahasiswa berprestasi di seluruh Indonesia yang sudah melalui tahap seleksi Universitas dan Provinsi dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres). 

Ia memiliki 120 prestasi di level nasional maupun internasional dengan menjuarai perlombaan esai, debat, serta inovasi penelitian. Termasuk aktif dalam penelitian publikasi jurnal, book chapter, dan prosiding. Tak heran bila ia berhasil mendapatkan beasiswa dari Bank Indonesia untuk meringankan biaya kuliahnya.

Selama berkuliah, Arya dikenal sebagai sosok berprestasi dan aktif di berbagai kegiatan akademik maupun kampus.

Namun, tidak hanya prestasi akademik, Arya juga aktif bergabung dengan volunter dan kegiatan kepemudaan hingga diundang di DPR RI sebagai mahasiswa berprestasi internasional untuk berbicara mengenai prestasi anak muda Indonesia.

“Percayalah, IPK hanyalah sebuah angka dan tidak berarti apa-apa ketika kamu hanya kuliah untuk fokus mengejar nilai, bukan value," ujar arya pada caption postingan instagramnya.

5 cara Arya mendapatkan IPK 3,99 

1. Banyak membaca buku

"Semakin banyak buku yang kamu baca, semakin luas juga wawasanmu. Sesuatu yang kamu dapatkan di kelas adalah ilmu yang bersumber dari buku. Hauslah membaca, seperti kata Voltaire. Semakin aku banyak membaca, semakin aku banyak berpikir, semakin aku banyak belajar, semakin sadar bahwa aku tak mengetahui apapun," ucap Arya.

2. Rajin berdiskusi

"Bangunlah kultur diskusi, akan rugi ketika banyak membaca tanpa didiskusikan, tanpa diuji. Ada banyak cara, diskusikanlah dan ujilah ilmu yang kamu dapatkan dari manapun kepada dosen, teman, atau lingkungan organisasi," imbuhnya.

3. Aktif berorganisasi

Menurut Arya, kemuliaan terbesar menjadi mahasiswa adalah bisa mengikuti berbagai organisasi.

Baginya, berorganisasi adalah proses pendewasaan emosi, penajaman pikiran, dan penguatan batin.

"Organisasi adalah industri yang menciptakan mahasiswa untuk siap bertarung setelah lulus," ujar Arya.

4. Aktif menulis

"Ilmu itu bagaikan hasil panen atau buruan di dalam karung, menulis adalah ikatannya. Rajinlah menulis, sesederhana untuk mencatat dari dosen, buku, atau ide-ide yang keluar dari pikiran," saran Arya.

5. Pahami penilaian

Menurut Arya ini adalah hal yang paling praktikal. 

"Pahami rule of the gamenya. Seberapapun pintar kamu, tetapi kalau tidak cerdas, kamu hanya akan stagnan. Jangan berharap IPK tinggi ketika tidak paham cara mainnya," pungkas Arya.

https://www.kompas.com/edu/read/2024/02/23/153721571/sosok-arya-jadi-lulusan-terbaik-unsoed-tanpa-skripsi-raih-ipk-399

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke