Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berapa Lama Manusia Bisa Hidup Tanpa Tidur dan Apa Saja Dampaknya?

Kompas.com - 22/11/2021, 20:00 WIB
Ahmad Naufal Dzulfaroh,
Rizal Setyo Nugroho

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Catatan waktu terlama seseorang tanpa tidur adalah sekitar 264 jam atau 11 hari.

Catatan tersebut dipegang seorang anak laki-laki asal Amerika Serikat (AS) Randy Gardner. Dia berhasil memecahkan rekor dunia tidak tidur terlama selama 11 hari 25 menit (264,4 jam) pada 1963. 

Randy berhasil memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh DJ Tom Rounds di Honolulu, Hawaii yang tidak tidur selama 260 jam atau kurang dari 11 jam.

Namun dampaknya saat melakukan eksperimen itu dia kesulitan untuk mengidentifikasi objek dengan sentuhan, mulai berhalusinasi, dan bicaranya lambat serta mulai tidak jelas. 

Baca juga: 5 Cerita dari Gelaran World Superbike di Sirkuit Mandalika 2021

Melansir Healthline, kurang tidur yang berkepanjangan dapat menyebabkan gangguan kognitif, mudah marah, delusi, paranoid, dan psikosis.

Meskipun kematian karena kurang tidur sangat jarang, tetapi hal itu bisa terjadi.

24 jam tanpa tidur

Kurang tidur 24 jam bukanlah hal yang aneh. Anda mungkin melewatkan malam tanpa tidur untuk bekerja, belajar untuk ujian, atau merawat anak yang sakit.

Meskipun mungkin tidak menyenangkan untuk begadang sepanjang malam, itu tidak akan berdampak signifikan pada kesehatan Anda secara keseluruhan.

Beberapa efek dari melek terus selama terus 24 jam adalah kantuk, mudah marah, gangguan pengelihatan dan pendengaran, penurunan koordinasi tangan dan mata, serta gemetar.

Namun, gejala kurang tidur 24 jam biasanya hilang begitu Anda memejamkan mata dan mulai tidur.

Baca juga: 7 Cara Tidur Nyenyak dan Teratur

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Suhu di Semarang Disebut Lebih Panas dari Biasanya, Ini Penyebabnya Menurut BMKG

Suhu di Semarang Disebut Lebih Panas dari Biasanya, Ini Penyebabnya Menurut BMKG

Tren
Selalu Merasa Lapar Sepanjang Hari? Ketahui 12 Penyebabnya

Selalu Merasa Lapar Sepanjang Hari? Ketahui 12 Penyebabnya

Tren
Prakiraan BMKG: Wilayah yang Berpotensi Dilanda Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 13-14 Mei 2024

Prakiraan BMKG: Wilayah yang Berpotensi Dilanda Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir 13-14 Mei 2024

Tren
[POPULER TREN] UKT dan Uang Pangkal yang Semakin Beratkan Mahasiswa | Kronologi Kecelakaan Bus Subang

[POPULER TREN] UKT dan Uang Pangkal yang Semakin Beratkan Mahasiswa | Kronologi Kecelakaan Bus Subang

Tren
7 Gejala Stroke Ringan yang Sering Diabaikan dan Cara Mencegahnya

7 Gejala Stroke Ringan yang Sering Diabaikan dan Cara Mencegahnya

Tren
Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana, Izin Kendaraan Mati, Pengusaha Harus Dipolisikan

Kecelakaan Bus SMK Lingga Kencana, Izin Kendaraan Mati, Pengusaha Harus Dipolisikan

Tren
8 Tanda Batu Ginjal dan Cara Mencegahnya

8 Tanda Batu Ginjal dan Cara Mencegahnya

Tren
400 Produk Makanan India Ditandai Mengandung Kontaminasi Berbahaya

400 Produk Makanan India Ditandai Mengandung Kontaminasi Berbahaya

Tren
Kecelakaan Maut Rombongan SMK di Subang dan Urgensi Penerapan Sabuk Pengaman bagi Penumpang Bus

Kecelakaan Maut Rombongan SMK di Subang dan Urgensi Penerapan Sabuk Pengaman bagi Penumpang Bus

Tren
'Whistleblower' Israel Ungkap Kondisi Tahanan Palestina, Sering Alami Penyiksaan Ekstrem

"Whistleblower" Israel Ungkap Kondisi Tahanan Palestina, Sering Alami Penyiksaan Ekstrem

Tren
9 Negara Tolak Palestina Jadi Anggota PBB, Ada Argentina-Papua Nugini

9 Negara Tolak Palestina Jadi Anggota PBB, Ada Argentina-Papua Nugini

Tren
Vasektomi Gratis dan Dapat Uang Imbalan, Ini Penjelasan BKKBN

Vasektomi Gratis dan Dapat Uang Imbalan, Ini Penjelasan BKKBN

Tren
Pendaftaran CPNS 2024 Diundur hingga Juni 2024, Ini Alasan Kemenpan-RB

Pendaftaran CPNS 2024 Diundur hingga Juni 2024, Ini Alasan Kemenpan-RB

Tren
Profil Jajang Paliama, Mantan Pemain Timnas yang Meninggal karena Kecelakaan

Profil Jajang Paliama, Mantan Pemain Timnas yang Meninggal karena Kecelakaan

Tren
Dampak Badai Magnet Ekstrem di Indonesia, Sampai Kapan Terjadi?

Dampak Badai Magnet Ekstrem di Indonesia, Sampai Kapan Terjadi?

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com