Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Kartika, Berjuang Lulus SNMPTN dan KIP Kuliah agar Lanjut Pendidikan Tinggi

Kompas.com - 04/08/2022, 17:19 WIB
Ayunda Pininta Kasih

Penulis

KOMPAS.com - Raden Rara Kartika Dewi, anak pertama pasangan Nowo Ongkoputro Meidi Haribowo dan Sumilah, sempat tidak mengatakan keinginannya untuk berkuliah kepada kedua orangtuanya.

Sang ayah yang akrab dipanggil Ongki mengatakan, kondisi ekonomi membuatnya tidak yakin mampu membiayai kuliah Tika.

“Kalau saya sendiri juga berpikir kembali apabila akan menguliahkan Tika karena berat secara ekonomi,” kata Ongki dilansir dari keterangan tertulis Universitas Negeri Yogyakarta.

Meski begitu, semangat Tika untuk tetap lanjut kuliah tidak surut. Tika mengaku kalau dirinya makin bersemangat kuliah setelah dinyatakan eligible untuk mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Baca juga: Kisah Putri, Siswi Madrasah Anak Petani, Raih Beasiswa Kuliah ke Kanada

Sang ibu, Sumilah mengisahkan bahwa putri sulungnya itu begitu bersemangat mencari sendiri surat-surat keterangan yang diperlukan untuk mendaftar KIP Kuliah ke kelurahan dan kemantren.

Bermula dari impian menjadi seorang guru

Keinginan menjadi guru, menjadi semangat Tika untuk lanjut perguruan tinggi melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dengan pilihan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

“Saya ingin jadi guru untuk mendarmabaktikan ilmu yang saya miliki untuk mencerdaskan siswa,” kata Tika.

Warga Kulur Temon Kulonprogo tersebut mengatakan, sejak awal SMA dirinya memang sudah mengincar jalur SNMPTN sebagai sarana studi lanjut.

Baca juga: Kisah Jeane, Wisudawan Termuda ITB Lulus S1 di Usia 20 Tahun

Kerena itulah, Tika berjuang agar nilai beberapa mata pelajaran tertentu mendapat nilai tinggi. Di antaranya bahasa Indonesia, matematika, ekonomi, sejarah dan geografi.

Selain itu, Tika juga menanyakan pada kakak kelas tentang strategi menembus SNMPTN. Termasuk mencari sendiri informasi tentang beasiswa KIP Kuliah.

Perjuangan ini membuat Tika diterima pada program studi pendidikan ekonomi Fakultas Ekonomi UNY melalui jalur SNMPTN.

Alumni SMAN 2 Wates itu pada awalnya ingin mengambil pendidikan sejarah, namun sudah ada siswa dari sekolahnya yang mengambil program studi tersebut.

“Akhirnya saya ambil program studi pendidikan ekonomi. Kebetulan pada rapor saya mendapat nilai tinggi pada dua mata pelajaran tadi,” katanya.

Tak berhenti di SNMPTN dan KIP Kuliah, saat ini Tika juga berhasil meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,58.

Sang ibu berharap, dengan diperolehnya KIP Kuliah untuk studi lanjut ke perguruan tinggi, dapat memicu semangat Tika untuk lebih berprestasi.

Baca juga: Raih IPK Tertinggi di ITB 3,99, Ini Cara Belajar Agung

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com