3 Aplikasi Android Ini Pencuri Data yang Harus Segera Dihapus

Kompas.com - 30/10/2021, 10:00 WIB
ilustrasi aplikasi. KOMPAS.com/ Galuh Putri Riyantoilustrasi aplikasi.

KOMPAS.com - Pengguna smartphone Android harus waspada terhadap aplikasi yang tersedia di Google Play Store, sebab tak semua aplikasi di dalamnya aman untuk digunakan.

Buktinya, sebagaimana diberitakan KOMPAS.com pada Jumat (22/10/2021), Google baru saja menghapus tiga aplikasi yang terdapat di Google Play Store karena mengandung malware berbahaya.

Ketiga aplikasi yang dihapus Google itu merupakan aplikasi editing foto dan video. Ketiganya memiliki malware berbahaya yang dapat mencuri data pribadi penggunanya.

Adapun ketiga aplikasi editing foto dan video yang dihapus Google karena mengandung malware berbahaya, yakni:

- Magic Photo Lab - Photo Editor

- Blender Photo Editor - Easy Photo Background Editor

- Pix Photo Motion Edit 2021

Baca juga: Malware Sedot Pulsa Muncul Lagi, Pengguna Android Perlu Cek Aplikasi

Kini ketiga aplikasi itu sudah tidak bisa ditemukan di Google Play Store. Jika ada pengguna yang sudah mengunduh salah satu aplikasi tersebut, lebih baik segera menghapusnya.

Dilansir dari BGR India melalui KOMPAS.com, firma sekuriti siber, Kaspersky mengatakan, ketiga aplikasi tersebut mencuri informasi kredensial penggunanya melalui login Facebook, yang kemudian digunakan untuk mengakses rekening bank.

Saat ini memang banyak aplikasi yang menerapkan opsi "Login with Facebook". Opsi tersebut banyak dipilih pengguna agar lebih mudah dan cepat tanpa harus membuat akun baru.

Sebelumnya, Google sudah banyak menemukan aplikasi berbahaya di Google Play Store.

Belum lama ini, Google pun telah menghapus sebanyak 150 aplikasi karena mengandung malware GriftHorse Trojan yang membuat ponsel korban menerima banyak notifikasi berisi pesan mendapatkan hadiah.

Jika link pada notifikasi tersebut diklik, korban akan diarahkan ke situs web yang meminta nomor ponsel dengan dalih verifikasi.

Baca juga: Cara Memunculkan Hasil Tes PCR dan Antigen di Aplikasi PeduliLindungi

Padahal, web tersebut sebenarnya mendaftarkan nomor korban ke layanan SMS premium berbiaya 30 Euro (sekitar Rp 494.000) setiap bulan.

(Penulis: Kevin Rizky Pratama | Editor: Oik Yusuf)

Sumber: KOMPAS.com

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.