Kompas.com - 15/05/2022, 14:30 WIB

KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merilis data tentang daftar penyakit yang menjadi beban penyakit di dunia.

Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi masuk ke dalam 5 besar kategori beban penyakit di dunia.

Bahkan, penyakit hipertensi menjadi penyebab kematian terbanyak di Indonesia setelah stroke, yakni 14,4 persen. Kemudian diikuti dengan kanker 13,5 persen, dan diabetes mellitus (DM) serta komplikasinya 6,2 persen.

Adapun penyebab kematian terbanyak di Indonesia adalah stroke dengan 19,4 persen.

Di sisi pembiayaan, hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan pembiayaan kesehatan terbesar, yakni mencapai Rp 8,2 triliun.

Diikuti kanker Rp 3,1 triliun, stroke Rp 2,1 triliun, dan gagal ginjal Rp 1,9 triliun.

"Ini menjadi tantangan buat kita semua dalam penanggulangan hipertensi dengan komplikasinya," terang Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Elvieda Sariwati, dikutip dari Antara.

Baca juga: Cara Atasi Kolesterol, Hipertensi, Gula Darah Tinggi, dan Asam Urat

Lantas, bagaimana cara mengatasi hipertensi?

Cara mengatasi penyakit hipertensi

Kasus hipertensi di Indonesia terus mengalami peningkatan. Tingginya angka penderita hipertensi itu tidak sebanding dengan jumlah penderita yang mengonsumsi obat secara teratur.

Dilansir dari Antara, penderita hipertensi yang berobat secara teratur hanya sebesar 27,5 persen.

Artinya, hanya 1 dari 3 penderita hipertensi yang berobat secara teratur.

Para penderita rata-rata beralasan bahwa mereka merasa sehat lantaran penyakit hipertensi tidak bergejala. Kendati demikian, penyakit hipertensi dapat mengakibatkan komplikasi, seperti stroke, jantung, dan lainnya.

Dikutip dari WebMD, perubahan gaya hidup bisa menjadi salah satu cara untuk mengatasi penyakit hipertensi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.