Kompas.com - 17/10/2021, 09:00 WIB
Agar tak terkena wabah FPV, lindungi kucing dengan vaksin dan lingkungan yang bersih. Unsplash/Ludemeula FermanAgar tak terkena wabah FPV, lindungi kucing dengan vaksin dan lingkungan yang bersih.

KOMPAS.com - Virus Feline Panleukopenia tengah mewabah. Penyakit yang menyerang sistem pencernaan ini seringnya mematikan, terutama untuk kucing yang berusia di bawah 12 minggu.

Dilansir dari Kompas.com, Senin (22/03/2021), penyakit mematikan ini disebabkan oleh virus Feline Panleukopenia, yaitu virus yang masih satu keluarga dengan Parvoviridae.

Menurut Arif Fajar Wibowo, dokter hewan yang berdomisili di Magelang dan menjabat Humas PDHI Jateng 3 ini, mengatakan bahwa penularan Feline Panleukopenia Virus atau FPV melalui fecal oral.

Yaitu virus memasuki tubuh melalui benda, makanan atau air yang sudah terkontaminasi kotoran kucing yang memiliki virus Feline Panleukopenia.

Gejala awal dari penyakit ini bisa berupa kucing yang menolak makan, kemudian berangsur menjadi diare parah, demam tinggi, muntah yang disertai dengan ekspresi wajah lesu dan pucat.

Sedangkan gejala khas dari penyakit ini adalah diare profus, ada lendir di ujung mulut, lemah karena dehidrasi parah yang bisa berakhir pada kematian.

Baca juga: Mengulik Feline Panleukopenia, Penyakit Kucing yang Sangat Berbahaya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Upaya pencegahan agar kucing tak terkena FPV

Agar kucing tak terkena FPV, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut:

1. Vaksinasi

Ilustrasi kucing sakitUnsplash/Sebastian Santacruz Ilustrasi kucing sakit
Kucing yang terkena virus ini dan tak tertolong kebanyakan adalah kucing yang belum mendapatkan vaksinasi lengkap.

Jadi untuk melindungi kucing, berikan vaksin semenjak kucing menginjak usia 6 bulan.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.