Chappy Hakim
KSAU 2002-2005

Penulis buku "Tanah Air Udaraku Indonesia"

Kebakaran Lapas dan Budaya Keselamatan

Kompas.com - 11/09/2021, 19:56 WIB
Suasana Blok C2 pascakebakaran di Lapas Dewasa Klas 1 Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). Sebanyak 41 warga binaan tewas akibat kebakaran yang membakar Blok C 2 Lapas Dewasa Tangerang Klas 1 A pada pukul 01.45 WIB Rabu dini hari. ANTARA FOTO/HANDOUT/STRSuasana Blok C2 pascakebakaran di Lapas Dewasa Klas 1 Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). Sebanyak 41 warga binaan tewas akibat kebakaran yang membakar Blok C 2 Lapas Dewasa Tangerang Klas 1 A pada pukul 01.45 WIB Rabu dini hari.

PADA tahun 1980-an, saya berkesempatan mengikuti pendidikan di Inggris. Pada minggu pertama, ada satu acara mengunjungi sebuah instalasi sipil di luar kota London. Gedung tempat tujuan kami itu adalah sebuah gedung tua yang direnovasi sedemikian rupa sehingga pada bagian dalamnya tidak terkesan sebagai sebuah gedung tua.

Acara pada hari itu sedianya akan dimulai pada pukul 10 pagi.Tiga puluh menit sebelum acara resmi dimulai, kami sudah berada di ruang tunggu lobi depan gedung itu. Tepat pukul 10.00, kami dikumpulkan pada satu ruangan untuk menerima penjelasan acara selama tiga hari di institusi tersebut.

Yang menarik adalah, kami menerima penjelasan dari guru atau dosen yang memberikan materi ajaran, bahwa agenda kami di hari itu akan dihentikan pada pukul 11.00, selama lebih kurang satu jam. Hal tersebut karena akan ada latihan simulasi kebakaran gedung.

Latihan ini adalah untuk melatih seluruh pengguna gedung, tentang apa yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran. Tidak sepenuhnya tentang apa yang harus dilakukan, akan tetapi lebih mengenai bagaimana harus melakukannya.

Ternyata prosedur tentang apa yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran sudah terpampang rapi pada setiap lantai gedung tersebut. Demikian pula kepada kami , walau berstatus sebagai tamu, harus menerima penjelasan terlebih dahulu tentang apa yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran. Demikianlah.

Tepat pukul 11.00, kami semua bersama sang dosen harus segera keluar gedung sesuai prosedur begitu mendengar alarm kebakaran di dalam gedung. Semua penghuni gedung terlihat sudah biasa melakukannya yaitu mengikuti jalur yang sudah ditentukan untuk bergerak keluar. Intinya adalah seluruh penghuni gedung sudah paham apa yang harus dilakukan apabila terjadi kebakaran.

Masih di luar negeri, pada sebuah hotel di kota kecil, saya pernah mengalami kejadian yang juga sangat menarik. Agak mendekati tengah malam, saya tiba-tiba dibangunkan oleh petugas hotel untuk segera keluar tanpa diperkenankan membawa apa apa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agak aneh dan dengan setengah bertanya-tanya, tentu saja kami semua mengikuti instruksi untuk keluar hotel. Tidak terlihat suasana panik, akan tetapi tampak orang orang keluar dengan pakaian bermacam-macam karena sudah menjelang tidur dengan wajah penuh tanda tanya.

Petugas hotel di koridor dan tangga, karena tidak diperkenankan menggunakan lift, membimbing para tamu dengan tenang dan ramah untuk keluar dengan segera. Semua tamu hotel dikumpulkan di ruang terbuka diseberang jalan.

Pemandangan yang agak lucu karena ada yang mengenakan piyama dan pakaian aneka ragam yang kerkesan seadanya. Sekitar lima menit kemudian, petugas hotel menjelaskan bahwa alarm kebakaran sudah berbunyi di salah satu lantai hotel, sehingga sesuai prosedur semua orang harus digiring keluar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.