Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Data di Aplikasi Sinarap Tak Sesuai Kondisi di RS, Ini Tanggapan Kemenkes

Kompas.com - 11/07/2021, 13:27 WIB
Luthfia Ayu Azanella,
Inggried Dwi Wedhaswary

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Aplikasi SIRANAP 3.0 yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengetahui ketersediaan ruang IGD dan antrean IGD bagi pasien Covid-19 banyak dikeluhkan pengguna.

Pasalnya, data yang ditampilkan di aplikasi tersebut kerap tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Misalnya, data di aplikasi menunjukkan masih ada ruang IGD kosong di RS A. Akan tetapi, ketika didatangi langsung, pihak rumah sakit A menyebutkan sudah tidak ada ruang IGD tersedia seperti data yang ditampilkan pada aplikasi.

Baca juga: Warga Jakarta Butuh IGD, Cek di NEW SIRANAP 3.0

Keluhan itu juga disampaikan sejumlah pengguna di unggahan akun Instagram Kemenkes, @kemenkesri, yang mengunggah informasi soal aplikasi SIRANAP 3.0.

"Sy liat di link kamar ada 19 langsung cus ke rs tsb cuma 15 menit dr rumah sampai sana , full , dikomplain soal info di link ktnya itu tidak up date jangan percaya kata perawat di IGD, ... gimana nih wahai pejabat kemenkes???" tulis akun @mariamartati.

"Aplikasi ini harganya brapa milyar? verifikasi kevaliditasannya gmn? Update gak sama di lapangan? Ada call center utk memastikan updating nya? Jgn bikin aplikasi kalo ga guna krn cuma buang anggaran aja..," tulis akun lain, @joochandrazaa.

Apa tanggapan Kemenkes soal ini?

Respons Kemenkes

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tirmizi, mengakui, ada kendala dalam pembaruan data di aplikasi Siranap.

Penyebabnya, kata dia, karena data langsung di-input oleh sumber daya manusia di setiap rumah sakit yang kondisinya tidak bisa diprediksi.

Apalagi, situasi saat ini kasus Covid-19 meningkat signifikan sehingga semakin banyak yang mengakses layanan rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.   

"Karena di IGD ada antrean yang panjang dan update keterisiannya harus oleh layanan itu sendiri yang tergantung SDM-nya (apakah sedang sibuk dengan urusan genting lain, atau sedang ada waktu untuk melakukan pembaruan data)," kata Nadia, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (11/7/2021).

Oleh karena itu, Nadia menyarankan bagi mereka yang sedang membutuhkan kamar dan mengakses aplikasi itu, untuk tidak berlama-lama menelepon atau menunggu kepastian yang lainnya. Segera saja meluncur ke rumah sakit yang dimaksud.

"Mungkin saat ini (lebih baik) langsung ke lokasi (tidak perlu memastikan dari rumah dengan menelepon RS dan sebagainya)," kata Nadia.

Aplikasi SIRANAP 3.0

Aplikasi SIRANAP atau Sistem Rawat Inap ini diluncurkan oleh Kemenkes untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan informasi seputar ketersediaan IGD di RS dan berapa banyak antrean di sana, terutama bagi pasien Covid-19.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com