Masjid dan Mushala Diharapkan Terdaftar di Kemenag, Apa Manfaatnya?

Kompas.com - 23/06/2021, 07:05 WIB
Ilustrasi masjid - Masjid Raya Xi'an yang merupakan masjid tertua di Xi'an, China. Masjid dibangun pada masa Dinasti Tang. SHUTTERSTOCKIlustrasi masjid - Masjid Raya Xi'an yang merupakan masjid tertua di Xi'an, China. Masjid dibangun pada masa Dinasti Tang.

KOMPAS.com – Upaya pendataan masjid dan mushala yang ada di seluruh Indonesia terus dilakukan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama.

Pendataan dilakukan secara online melalui aplikasi Sistem Informasi Masjid (SIMAS) yang ada pada laman simas.kemenag.go.id.

Pendataan masjid dan mushala diharapkan bisa memudahkan akses publik.

Selain itu, pendataan juga mengintegrasikan masjid dan mushala dengan Kementerian Agama.

“Untuk mewujudkan program tersebut, kami berharap dan mengajak kepada para takmir masjid/musala untuk ikut berperan aktif menyukseskan program tersebut dengan memastikan bahwa masjid/musala yang dikelola terdaftar pada simas.kemenag.go.id,” ujar Kepala Subdit Kemasjidan abdul Syukur dikutip dari laman resmi Kemenag.

Baca juga: Cara Cek Ketersediaan Tanggal Nikah Tanpa Harus ke KUA

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Manfaat

Lantas apa saja manfaat mendaftarkan masjid atau mushala ke SIMAS?

Syukur menyampaikan ada sejumlah manfaat yang bisa didapat jika masjid dan mushala terdaftar pada SIMAS.

Hal tersebut yakni masjid akan terintegrasi dengan layanan pemerintah.

“Salah satunya dengan memiliki ID Nasional Masjid tentu akan secara otomatis terintegrasi dengan sistem layanan pemerintah,” tutur Syukur.

Baca juga: Ramai Selebgram Nikah Muda, Berapa Batas Minimal Usia Menikah di Indonesia?

Data pada SIMAS, imbuhnya juga dilengkapi dengan GIS (Geographic Information System), sehingga masjid maupun mushala bisa dipetakan dengan tingkat akurasi yang baik pada citra satelit.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X