Perpecahan Partai Demokrat dan Catatan Buruk dalam Perpolitikan Indonesia

Kompas.com - 06/03/2021, 20:50 WIB
Moeldoko menyampaikan pidato perdana saat Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021).  Berdasarkan hasil KLB, Moeldoko terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025. ANTARA FOTO/ENDI AHMADMoeldoko menyampaikan pidato perdana saat Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di The Hill Hotel Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). Berdasarkan hasil KLB, Moeldoko terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025.

KOMPAS.com - Perpecahan Partai Demokrat tak terelakkan setelah Kongres Luar Biasa (KLB) digelar oleh pihak kontra-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Deli Serdang, Jumat (5/3/2021).

Dalam KLB itu, peserta kongres memilih Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Artinya, partai berlambang bintang Mercy tersebut kini memiliki dua kepengurusan, yaitu di bawah AHY dan Moeldoko.

Baca juga: Mengenal KLB Demokrat dan Beragam Aturannya...

Pengamat politik dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang Wijayanto mengatakan, konflik yang menimpa Partai Demokrat bukan hal baru di masa pemerintahan Jokowi.

Sebab, Partai Golkar dan PPP juga sebelumnya mengalami hal yang sama dan berakhir serupa, yaitu kemenangan bagi kubu yang dekat dengan kekuasaan.

"Kubu Aburizal yang kontra pemerintah kemudian muncul kubu Agung Laksono, lalu dua-duanya dibiarkan berkonflik, tapi akhirnya mereka dipertemukan. Kemudian muncul Airlangga Hartarto sebagai pemimpin baru," kata Wijayanto kepada Kompas.com, Sabtu (6/3/2021).

"Tapi kita tahu, Airlangga itu dekat dengan kekuasaan, sama halnya dengan kasus PPP di mana Romahurmuziy juga mengalami hal yang sama," tambahnya.

Baca juga: Selain Demokrat, Berikut Deretan Partai Politik yang Pernah Terpecah

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Kartini, Bagaimana Isi Buku Habis Gelap Terbitlah Terang?

Hari Kartini, Bagaimana Isi Buku Habis Gelap Terbitlah Terang?

Tren
Cara Memperpanjang SIM, Macam hingga Rincian Tarif Pembuatannya...

Cara Memperpanjang SIM, Macam hingga Rincian Tarif Pembuatannya...

Tren
Hari Kartini, Penumpang Kereta Api Akan Diberikan Makan dan Minum Gratis, Begini Ketentuannya

Hari Kartini, Penumpang Kereta Api Akan Diberikan Makan dan Minum Gratis, Begini Ketentuannya

Tren
Update Corona 21 April: 10 Negara dengan Kasus Tertinggi | 'Badai' Kasus Covid-19 Landa India

Update Corona 21 April: 10 Negara dengan Kasus Tertinggi | "Badai" Kasus Covid-19 Landa India

Tren
[HOAKS] Asteroid PDC 2021 Sebabkan Penduduk Dunia Mengungsi ke Indonesia

[HOAKS] Asteroid PDC 2021 Sebabkan Penduduk Dunia Mengungsi ke Indonesia

Tren
Menilik Kembali Perjuangan dan Gagasan Kartini

Menilik Kembali Perjuangan dan Gagasan Kartini

Tren
Kartini dan Sekolah Kartini, Impian Wanita Pribumi dan Utang Rasa Pemerintah Belanda

Kartini dan Sekolah Kartini, Impian Wanita Pribumi dan Utang Rasa Pemerintah Belanda

Tren
Mengenal Raden Ajeng Kartini, Sosok, dan Perjalanan Hidupnya...

Mengenal Raden Ajeng Kartini, Sosok, dan Perjalanan Hidupnya...

Tren
Sekolah Kedinasan 2021: dari Passing Grade, SKD, hingga Seleksi Lanjutan

Sekolah Kedinasan 2021: dari Passing Grade, SKD, hingga Seleksi Lanjutan

Tren
4 Hal yang Perlu Diketahui soal THR PNS 2021, dari Jadwal Pencairan hingga Besarannya...

4 Hal yang Perlu Diketahui soal THR PNS 2021, dari Jadwal Pencairan hingga Besarannya...

Tren
Terpapar Corona Setelah Terima Vaksin Pertama, Bagaimana Dosis Kedua?

Terpapar Corona Setelah Terima Vaksin Pertama, Bagaimana Dosis Kedua?

Tren
[POPULER TREN] Penjelasan Lapan soal Indonesia Akan Diserbu Pengungsi dari Eropa karena Asteroid | Kisi-kisi dan Materi Soal CPNS dan PPPK 2021

[POPULER TREN] Penjelasan Lapan soal Indonesia Akan Diserbu Pengungsi dari Eropa karena Asteroid | Kisi-kisi dan Materi Soal CPNS dan PPPK 2021

Tren
Danau hingga Pulau, Ini 3 Fenomena Alam yang Muncul Setelah Siklon Tropis Seroja

Danau hingga Pulau, Ini 3 Fenomena Alam yang Muncul Setelah Siklon Tropis Seroja

Tren
[HOAKS] Video Vaksin Covid-19 mRNA Dapat Mengubah Orang Jadi Zombie

[HOAKS] Video Vaksin Covid-19 mRNA Dapat Mengubah Orang Jadi Zombie

Tren
Video Viral Indonesia Akan Diserbu Pengungsi dari Eropa karena Asteroid 2021 PDC, Ini Kata Lapan

Video Viral Indonesia Akan Diserbu Pengungsi dari Eropa karena Asteroid 2021 PDC, Ini Kata Lapan

Tren
komentar
Close Ads X