Kompas.com - 02/03/2021, 14:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Produk kosmetik masker organik masih banyak dicari oleh masyarakat.

Penggunaan masker organik diklaim dapat mengatasi permasalahan wajah, seperti munculnya jerawat, menghaluskan kulit, dan mengangkat sel kulit mati.

Namun, pihak Kepolisian sempat menggerebek rumah produksi masker organik ilegal lantaran belum memiliki izin edar dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Baca juga: 4 Merek Masker Organik Ini Ilegal, Belum Kantongi Izin BPOM, Apa Saja?

Selain itu, masker organik abal-abal ini dibuat tanpa adanya prosedur pembuatan yang aman dan terjamin bagi kesehatan kulit.

Sejumlah warganet yang hendak menggunakan masker organik juga menanyakan merek masker apa yang sudah terdaftar dalam BPOM.

"Say! Ges saranin masker organik yg udah BPOM dong, tengkyuu," tulis akun Twitter @sygfess dalam twitnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu, bagaimana cara mengecek merek amsker organik yang sudah terdaftar BPOM?

Dilansir dari Kompas.com, (1/2/2021), untuk mengetahui apakah suatu merek masker organik sudah terdaftar di BPOM atau belum dapat dicek melalui situs resmi dan aplikasi ponsel Cek BPOM.

Baca juga: 4 Merek Masker Organik Disebut Tidak Berizin BPOM, Ini Tanggapan Perusahaan...

Berikut tata cara pengecekannya:

Situs resmi

Salah satu cara untuk melalukan pengecekan daftar produk kosmetik, termasuk masker organik, bisa dilakukan melalui situs Cek BPOM. Berikut rinciannya:

  1. Buka situs https://cekbpom.pom.go.id/ 
  2. Masukkan nama merek, produk, atau kode registrasi pada kolom yang tersedia
  3. Klik tombol "Cari"
  4. Muncul produk dengan nama atau spesifikasi yang berkaitan.

Apabila produk kosmetik yang dicari tidak ada dalam daftar, maka perlu berhati-hati.

Sebab, produk tersebut bisa jadi belum atau tidak mendapat izin edar, ditarik dari pasaran, atau masih dalam pengawasan.

Baca juga: Ramai soal Masker Wajah Abal-abal, Bagaimana Cara Membedakannya?

Aplikasi mobile

Selain itu, alternatif lain untuk mengetahui apakah produk masker organik sudah ber-BPOM atau belum dapat melalui aplikasi ponsel Cek BPOM.

Adapun langkah-langkahnya, antara lain:

1. Unduh aplikasi Cek BPOM di ponsel melalui link berikut: https://play.google.com/store/apps/details?id=cekbpom.pom.app 

2. Setelah terpasang, aplikasi akan menampilkan pilihan kategori produk, nomor registrasi, dan kata kunci pencarian

3. Masukkan spesifikasi produk yang dicari, kemudian klik "Cari Produk"

4. Produk dengan nama atau spesifikasi yang berkaitan akan ditampilkan.

Baca juga: Waspada Kosmetik Palsu, Ini Cara Cek Produk Berizin dari BPOM

Pengaduan

Di sisi lain, jika menemukan produk tanpa izin BPOM, maka konsumen dapat melakukan pengaduan.

Untuk melaporkan pengaduan produk BPOM, yakni:

1. Kunjungi situs resmi pom.go.id
2. Klik bagian "Layanan Online"
3. Pilih "Unit Lyanan Pengaduan Konsumen"
4. Kemudian, Anda akan dihubungkan dengan laman khusus ULPK, pilih "Form Pengaduan"
5. Isi data diri, deskripsi produk yang ingin dilaporkan, tempat Anda memperoleh produk
6. Klik "Kirim"

Selanjutnya, proses pelaporan akan ditindaklanjut oleh ULPK BPOM.

Baca juga: Viral Galon Isi Ulang Disebut Mengandung Zat Berbahaya, Ini Penjelasan BPOM

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.