Berikut Negara-negara yang Menyetujui Penggunaan Vaksin Sinovac untuk Lawan Covid-19, Mana Saja?

Kompas.com - 21/01/2021, 10:25 WIB
Petugas kesehatan menerima suntikan vaksin corona buatan Sinovac di Rumah Sakit Siloam TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (14/1/2021). Vaksin Sinovac telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dengan izin penggunaan darurat ini, vaksin CoronaVac produksi Sinovac Life Science Co.Ltd.China dan PT Bio Farma (Persero) dapat digunakan untuk program vaksinasi di Indonesia. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas kesehatan menerima suntikan vaksin corona buatan Sinovac di Rumah Sakit Siloam TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (14/1/2021). Vaksin Sinovac telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dengan izin penggunaan darurat ini, vaksin CoronaVac produksi Sinovac Life Science Co.Ltd.China dan PT Bio Farma (Persero) dapat digunakan untuk program vaksinasi di Indonesia.

KOMPAS.com – Program vaksinasi Covid-19 telah dilakukan di sejumlah negara.

Selain menggunakan vaksin dari Moderna dan Pfizer, sejumlah negara diketahui juga menggunakan vaksin CoronaVac, produksi perusahaan farmasi China, Sinovac.

Baca juga: Melihat Perbedaan Vaksin Buatan AS dengan Vaksin Buatan China, Ini Rinciannya...

Indonesia sendiri telah memulai program vaksinasi pada Rabu (13/1/2021).

Pemberian vaksin virus corona pertama dimulai dengan pemberian vaksin kepada Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Republik Indonesia.

Untuk tahap awal, vaksinasi diprioritaskan kepada tenaga kesehatan, pejabat publik dan kelompok lanjut usia.

Baca juga: Melihat Efektivitas Vaksin Covid-19 yang Telah Diumumkan, dari Pfizer-BioNTech hingga Sinovac

Berikut ini negara-negara yang telah menyetujui penggunaan vaksin Sinovac untuk lawan Covid-19:

1. Chili

Regulator Kesehatan Chili telah menyetujui peluncuran darurat vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh China, Sinovac.

Persetujuan tersebut dikeluarkan pada Rabu (20/1/2021).

Adapun vaksin diizinkan digunakan untuk penggunaan darurat untuk orang-orang yang berusia antara 18-59 tahun.

Baca juga: [HOAKS] Vaksin Sinovac di Indonesia Dipasangi Chip untuk Memantau Rakyat

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X