Mengenal Jerawat Punggung, Penyebab hingga Pengobatannya

Kompas.com - 27/09/2020, 13:12 WIB
Close-up Of A Doctor Checking Skin Of Senior Male Patient With Magnifying Glass AndreyPopovClose-up Of A Doctor Checking Skin Of Senior Male Patient With Magnifying Glass
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Jerawat dapat muncul di bagian tubuh mana pun, termasuk punggung atau biasa disebut back acne.

Posisi punggung yang tidak terlihat mata, membuat seseorang sulit menyadari adanya jerawat, hingga jerawat membesar dan membuat tidak nyaman.

Jika jerawat tidak diobati, bintik hitam dan bekas luka permanen dapat muncul di kulit setelah dibersihkan.

Dilansir insider.com, terdapat tiga faktor yang menyebabkan timbulnya jerawat, yaitu kelenjar minyak terlalu aktif, berlebihnya sel kulit mati, dan pertumbuhan berlebih dari bakteri penyebab jerawat.

Jerawat terbentuk saat tubuh kelebihan sebum atau minyak. Sebum bergerak ke atas folikel rambut untuk menambah kelembapan kulit dan rambut.

Baca juga: Jerawat di Dalam Hidung, Jangan Dianggap Remeh

Medicalnewstoday menuliskan, kelenjar memproduksi minyak secara berlebih saat kadar hormon dalam darah naik.

Pada saat yang sama, sel kulit mati yang tidak terkelupas dengan baik akan menyumbat folikel.

Kombinasi proses ini membuat penumpukan minyak sehingga menghasilkan komedo putih dan komedo.

Setiap orang mempunyai bakteri propionibacterium acnes yang hidup di kulit, tapi bagi sebagaian orang bakteri ini tidak menimbulkan masalah.

Penumpukan minyak pada kulit yang dialami oleh orang-orang yang rentan berjerawat menciptakan lingkungan sempurna bagi bakteri untuk berkembang biak.

Hal tersebut dapat menyebabkan peradangan dan pembentukan bintik merah atau nanah.

Punggung mempunyai pori-pori yang lebih besar dan membuatnya lebih mudah tersumbat.

Baca juga: Pakai Masker di Masa Pandemi Bisa Picu Jerawat? Berikut Cara Mengatasinya...

Apa penyebab jerawat punggung?

1. Genetik

Faktor genetik dapat menjadi penyebab tejadinya jerawat punggung.

2. Pengobatan

Jerawat dapat berkembang sebagai efek samping dari beberapa obat seperti antidepresan tertentu.

3. Hormon

Perubahan hormon masa remaja sering kali menjadi penyebab timbulnya jerawat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X