Bahaya Asap Rokok, Bisa Jadi Racun yang Menempel Lama pada Benda

Kompas.com - 27/09/2020, 11:00 WIB
Ilustrasi rokok. SHUTTERSTOCKIlustrasi rokok.
Penulis Mela Arnani
|

KOMPAS.com - Asap rokok kaya akan zat kimia yang tak baik bagi tubuh. Bahkan, rokok yang tidak dinyalakan telah mengandung bahan kimia beracun.

Dikabarkan fda.gov, zat kimia berbahaya ini akan menjadi lebih banyak saat rokok dinyalakan.

Beberapa bahan kimia berbahaya yang terkandung dalam rokok seperti kadmium dan timbal, telah ada di tanaman tembakau.

Kandungan zat kimia akan bertambah banyak selama proses curing dan manufaktur. Bahaya tersebut akan meningkat lebih banyak lagi saat tembakau dibakar.

Mengutip Healthline, paparan asap rokok yang berkepanjangan berbahaya bagi kesehatan.

Asap rokok atau bau rokok yang menempel di pakaian, kulit, rambut, dan lingkungan sekitar, mengandung zat kimia aktif.

Hal tersebut dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan seperti kanker, sindrom kematian bayi, hingga penyakit paru obstruktif kronik.

Baca juga: Mengenal EVALI, Penyakit Paru Misterius akibat Rokok Elektrik

Dilansir Daily Mail, selain nikotin, asap rokok juga mengandung cotinine dan NNK.

Cotinine merupakan produk sampingan dari nikotin yang berkembang saat metabolisme. Sedangkan, NNK dianggap sebagai karsinogen yang sangat kuat.

Bukti menunjukkan, bahan kimia tersebut dapat merusak DNA yang mendorong perkembangan kanker.

Zat-zat tersebut juga dapat berinteraksi dengan polutan udara lainnya untuk membentuk karsinogen tambahan baru.

Pengaruh asap rokok

Lebih lanjut, asap rokok dapat mempengaruhi kulit, rambut, dan bau badan baik dari dalam maupun luar.

Dari luar, asap rokok mengendapkan residu karsinogenik pada semua yang disentuhnya, termasuk kulit dan rambut.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X