Aturan Menteri Terbit, Ini Kelengkapan yang Harus Dipenuhi pada Sepeda

Kompas.com - 18/09/2020, 09:28 WIB
Pesepeda melintas di Jalan Layang Non Tol Antasari, Jakarta, Minggu (30/8/2020) pagi. Dok. Ari WibisonoPesepeda melintas di Jalan Layang Non Tol Antasari, Jakarta, Minggu (30/8/2020) pagi.

KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menerbitkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan.

Peraturan yang diteken pada 14 Agustus 2020 tersebut diterbitkan guna mewujudkan tertib berlalu lintas dan menjamin keselamatan pengguna sepeda di jalan.

Terkait aturan itu, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati membenarkannya.

"Iya, betul," kata Adita saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (18/9/2020).

"Ditetapkan 14 Agustus, diundangkan 25 Agustus," imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiadi mengatakan akan menggelar konferensi pers terkait aturan pesepeda tersebut pada hari ini.

"Sudah nanti akan saya press con," ucapnya singkat saat dikonfirmasi Kompas.com.

Mengutip salinan Permenhub tersebut, pada Bab II Pasal 2 disebutkan sepeda yang beroperasi di jalan harus memenuhi persyaratan keselamatan.

Baca juga: Pemprov DKI Akan Permanenkan Jalur Sepeda di Jalan Sudirman hingga Bundaran HI

Persyaratan keselamatan sebagaimana dimaksud meliputi:

1. Spakbor

Halaman Selanjutnya
Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X