Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/05/2020, 19:51 WIB

KOMPAS.com - Sebuah unggahan yang menampilkan adanya warung pecel yang menyediakan hidangan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan beredar di media sosial pada Kamis (14/5/2020).

Adapun informasi tersebut diunggah oleh akun Twitter mz ojol, @ryan_nus.

"Gw doain yang bayarin pecel gratis disini sehat terus & rejekinya gak putus-putus.

Buat ojol dan siapapun yang butuh, warung ini ada di jalan Sentosa Raya no 3, mekar jaya, Depok," tulis akun @ryan_nus dalam twitnya.

Baca juga: Viral Video Racikan Pemutih Kulit Pakai Tepung dan Bubuk Kunyit, Ini Bahayanya

Baca juga: Viral Prajurit TNI Rebut Pistol Milik Polisi, Ini Penjelasannya...

Selain itu, twit tersebut juga dilengkapi dengan foto spanduk warung pecel. Disebutkan bahwa hidangan di warung tersebut sudah dibayar oleh donatur dari Kitabisa.com.

Hingga kini unggahan tersebut telah diretwit sebanyak 12.200 kali dan telah disukai sebanyak 18.700 kali oleh pengguna Twitter lainnya.

Baca juga: Viral Polsuska Turunkan Paksa Diduga Anak Punk dengan Pistol, Ini Penjelasan PT KAI

Penjelasan Kitabisa

Menanggapi adanya unggahan yang viral tersebut, Community & NGO Manager Kitabisa, Alvi Anugrah menyampaikan, tindakan pembukaan warung pecel gratis tersebut diinisiasi dari pedagang-pedagang di pinggir jalan yang terdampak corona, sehingga kesulitan dalam mencari pendapatan.

"Awal mula kita kepikiran pedagang-pedagang pinggir jalan yang otomatis omsetnya menurun drastis karena corona, kita terpikir juga ada banyak orang yang kerjanya harian tapi pendapatan harian juga terdampak," ujar Alvi saat dihubungi Kompas.com , Kamis (21/5/2020).

Menilik pendapatan sejumlah pedagang yang bekerja harian, Alvi menghubungkan antara tindakan galang dana dengan membantu pendapatan ekonomi dari pedagang-pedagang di pinggir jalan.

Baca juga: Viral Video Wali Kota Malang Rayakan Ulang Tahun Saat PSBB, Ini Klarifikasinya

"Kebetulan di Kitabisa.com ada halaman galang dana yang namanya 'Bisa Makan'. Halaman tersebut diperuntukkan bagi orang-orang yang mau menggalang dana untuk donasi di situ," lanjut dia.

Sementara itu, penyaluran donasi kemudian dikonversi menjadi program makanan bagi masyarakat yang membutuhkan. Misalnya, Pecel Putro yang berlokasi di Mekarjaya, Depok.

Alvi mengungkapkan, aksi pecel gratis ini telah dilaksanakan sejak 13 Mei 2020.

Baca juga: Ramai Galang Dana untuk Nikah dan Cicilan Motor, Ini Tanggapan Kitabisa

Ramai dan tetap terapkan physical distancing

Dua orang wanita menjaga jarak sosial saat mengobrol di kursi taman di Jenewa, Swiss, 18 Maret 2020. Menjaga jarak aman antar warga merupakan salah satu cara yang dianjurkan untuk mencegah penyebaran virus corona.AFP/FABRICE COFFRINI Dua orang wanita menjaga jarak sosial saat mengobrol di kursi taman di Jenewa, Swiss, 18 Maret 2020. Menjaga jarak aman antar warga merupakan salah satu cara yang dianjurkan untuk mencegah penyebaran virus corona.

Terkait hidangan, Alvi menyampaikan ada 75 porsi pecel gratis yang disediakan bagi warga yang membutuhkan, apa pun profesinya.

Meski dengan persediaan yang banyak, Alvi dan pihak Kitabisa telah menginisiatif menggandeng mitra yayasan untuk peninjauan lokasi dan menerapkan physical distancing guna pencegahan penularan Covid-19.

"Alasan kami menggandeng mitra yayasan yakni mereka memastikan praktik PSBB/jaga jarak itu dipraktikkan. Di Depok, pembagian makanan menggunakan kupon sehingga tertib dan rapi," kata Alvi.

Diketahui, pembagian pecel gratis ini tidak untuk dimakan di tempat, melainkan dibungkus dan dibawa pulang.

Untuk pengoperasiannya, pedagang pecel lele ini memberikan makanan mulai pukul 19.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB.

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Kapan Idealnya Penerapan PSBB Dibuka?

Selain Warung Pecel, Angkringan Ibu Suminah di Yogyakarta, imbuhnya juga turut berpartisipasi menyediakan makanan buka puasa sejak pukul 16.00 WIB sampai habis.

Angkringan Gratis di Perempatan Demak Ijo Yogyakarta ini dapat menjadi salah satu harapan masyarakat yang kurang mampu untuk bisa makan gratis dengan baik.

Kemudian, Warung Burjo Cak Abe juga siap untuk memberikan 75 porsi Bubur Kacang Ijo dan Ketan Hitam Madura untuk masyarakat kecil yang ingin sahur atau buka puasa.

Adapun warung ini terletak di Jalan Proklamasi Raya, Depok.

"Donasi yang terkumpul secara bertahap disalurkan untuk berbagi makanan gratis melalui warung-warung makan di daerah yang membutuhkan. #BisaMakan ingin menjamin masyarakat kecil dapat mendapatkan makanan yang layak dan sehat bagi kesehatan mereka di masa pandemi ini," lanjut Alvi.

Baca juga: Ini yang Terjadi pada Tubuh apabila Kebanyakan Makan Saat Sahur...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Foto Mobil Bertuliskan Batalyon Komando 464 Kopasgat Disebut Warganet Odong-odong Militer, Kendaraan Apa Itu?

Viral, Foto Mobil Bertuliskan Batalyon Komando 464 Kopasgat Disebut Warganet Odong-odong Militer, Kendaraan Apa Itu?

Tren
6 Tanda Orang Berbohong Bisa Dilihat dari Wajah, Perhatikan Mata dan Rahang

6 Tanda Orang Berbohong Bisa Dilihat dari Wajah, Perhatikan Mata dan Rahang

Tren
Ramai soal Penipuan Berkedok Undangan Nikah, Pakar: Saldo Bisa Terkuras Habis

Ramai soal Penipuan Berkedok Undangan Nikah, Pakar: Saldo Bisa Terkuras Habis

Tren
Sering Bikin Bingung, Ini Perbedaan Batu Empedu dengan Batu Ginjal

Sering Bikin Bingung, Ini Perbedaan Batu Empedu dengan Batu Ginjal

Tren
Sains dan Pemuda sebagai Masa Depan Islam

Sains dan Pemuda sebagai Masa Depan Islam

Tren
Ramai soal Kereta Panoramic Akan Digandeng di KA Argo Wilis dan Argo Parahyangan, Mulai Kapan dan Berapa Harga Tiketnya?

Ramai soal Kereta Panoramic Akan Digandeng di KA Argo Wilis dan Argo Parahyangan, Mulai Kapan dan Berapa Harga Tiketnya?

Tren
Fitur Baru WhatsApp, Satu Akun Bisa Dipakai di Dua Ponsel

Fitur Baru WhatsApp, Satu Akun Bisa Dipakai di Dua Ponsel

Tren
6 Fakta Kasus Tabrak Lari yang Tewaskan Mahasiswi Selvi Amalia di Cianjur

6 Fakta Kasus Tabrak Lari yang Tewaskan Mahasiswi Selvi Amalia di Cianjur

Tren
Beda Bhabinkamtibmas dan Babinsa, Apa Saja Tugasnya?

Beda Bhabinkamtibmas dan Babinsa, Apa Saja Tugasnya?

Tren
Viral, Video Babinsa Terima Amplop Berlogo Kemenhan Berisi Uang Rp 1 Juta, Bagaimana Penjelasannya?

Viral, Video Babinsa Terima Amplop Berlogo Kemenhan Berisi Uang Rp 1 Juta, Bagaimana Penjelasannya?

Tren
Gejala Kolesterol Rendah dan Cara Mengatasinya

Gejala Kolesterol Rendah dan Cara Mengatasinya

Tren
Viral, Video Aksi Calon Masinis Perempuan “Tunjuk-Sebut” Berangkatkan Kereta, KAI: Merangkul Semua Gender

Viral, Video Aksi Calon Masinis Perempuan “Tunjuk-Sebut” Berangkatkan Kereta, KAI: Merangkul Semua Gender

Tren
Awas Stunting! Kenali Ciri-ciri dan Cara Mengukurnya pada Anak

Awas Stunting! Kenali Ciri-ciri dan Cara Mengukurnya pada Anak

Tren
Mengenal Chrometophobia, Fobia pada Uang, Gejala dan Penyebabnya

Mengenal Chrometophobia, Fobia pada Uang, Gejala dan Penyebabnya

Tren
Rincian Tuntutan 6 Anak Buah Sambo di Perkara “Obstruction of Justice”

Rincian Tuntutan 6 Anak Buah Sambo di Perkara “Obstruction of Justice”

Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+