Ketika Virus Corona Mulai Menginfeksi Kamp Pengungsian Rohingya di Bangladesh...

Kompas.com - 15/05/2020, 10:30 WIB
Warga Rohingya saat melakukan aksi protes memperingati satu tahun serangan militer Myanmar di Rakhine yang membuat mereka mengungsi ke Bangladesh, 25 Agustus 2018. AFP / DIBYANGSHU SARKARWarga Rohingya saat melakukan aksi protes memperingati satu tahun serangan militer Myanmar di Rakhine yang membuat mereka mengungsi ke Bangladesh, 25 Agustus 2018.

KOMPAS.com - Virus corona telah terdeteksi di salah satu kamp yang menampung lebih dari 1 juta pengungsi Rohingya di Bangladesh.

Pejabat senior Bangladesh dan Juru Bicara PBB, Kamis (14/5/2020), mengatakan, seorang pengungsi dan warga sekitar kamp telah dinyatakan positif Covid-19.

Hal itu menjadikannya sebagai kasus pertama yang dikonfirmasi di kamp-kamp padat penduduk.

"Hari ini mereka telah dibawa ke pusat isolasi setelah dinyatakan positif," kata Mahbub Alam Talukder, Komisaris Bantuan dan Repatriasi Pengungsi, dilansir dari Reuters, Kamis (14/5/2020).

Menurut juru bicara PBB, pasien lain berasal dari "populasi inang", sebuah istilah yang biasanya merujuk pada penduduk lokal di luar kamp.

Infeksi virus corona telah meningkat dalam beberapa hari terakhir di Bangladesh, yang telah melaporkan 18.863 kasus dengan 283 kematian.

Baca juga: Saat Ratusan Dokter di Bangladesh Terinfeksi Virus Corona...

Pekerja kemanusiaan telah memperingatkan kemungkinan bencana kemanusiaan jika ada wabah yang signifikan di kamp-kamp pengungsi di luar Cox's Bazar.

Direktur Kesehatan Save the Children's Bangladesh Dr Shamim Jahan mengatakan, virus corona telah menguasao negara tersebut.

"Diperkirakan hanya ada 2.000 ventilator di seluruh Bangladesh yang melayani 160 juta penduduk. Di kamp pengungsi Rohingnya yang menjadi rumah bagi hampir satu juta orang, tak ada perawatan intensif saat ini," kata Shamim.

"Sekarang virus telah memasuki pemukiman pengungsi terbesar di dunia di Cox's Bazar, kami melihat prospek yang sangat nyata bahwa ribuan orang mungkin meninggal akibat Covid-19," lanjut dia.

Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X