Stafsus Milenial Presiden, Dulu Diharapkan, Kini Jadi Sorotan...

Kompas.com - 20/04/2020, 08:38 WIB
Staf khusus Presiden Joko Widodo yang baru dari kalangan milenial (kiri ke kanan) CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra, Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, Pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara, CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung, Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia/PMII Aminuddin Maruf, Peraih beasiswa kuliah di Oxford Billy Gracia Yosaphat Mambrasar dan Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia menjawab pertanyaan wartawan saat diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11/2019). Ketujuh stafsus milenial tersebut mendapat tugas untuk memberi gagasan serta mengembangkan inovasi-inovasi di berbagai bidang. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/nz ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO AStaf khusus Presiden Joko Widodo yang baru dari kalangan milenial (kiri ke kanan) CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra, Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, Pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara, CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung, Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia/PMII Aminuddin Maruf, Peraih beasiswa kuliah di Oxford Billy Gracia Yosaphat Mambrasar dan Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia menjawab pertanyaan wartawan saat diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis (21/11/2019). Ketujuh stafsus milenial tersebut mendapat tugas untuk memberi gagasan serta mengembangkan inovasi-inovasi di berbagai bidang. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/nz

KOMPAS.com - Pada pertengahan November 2019, Presiden Joko Widodo, yang baru mengawali periode kedua kepemimpinannya, melantik 7 orang anak muda sebagai staf khusus dari kalangan milenial.

Pelantikan 7 orang milenial ini menambah jajaran personel yang akan membantu Presiden Jokowi melakukan tugas-tugasnya.

Penunjukan stafsus milenial ini, kala itu, menuai beragam respons. Ada yang merespons positif, ada pula yang mempertanyakan pekerjaan spesifik dan keefektivitasannya.

Ada pula yang menaruh harapan besar di pundak para anak muda ini. 

Setelah 5 bulan stafsus milenial presiden bertugas, beberapa di antara mereka menjadi sorotan.

Berawal dari surat yang ditujukan kepada para camat se-Indonesia, dikirimkan oleh stafsus milenial Andi Taufan Garuda Putra.

Dalam surat berkop Sekretariat Kabinet itu, Andi Taufan meminta bantuan para camat untuk mendukung kerja relawan yang berada di bawah PT Amartha, perusahaan yang dipimpinnya.

Baca juga: 4 dari 7 Staf Khusus Milenial Jokowi Miliki Perusahaan Sendiri, Siapa Saja Mereka?

Hal ini dianggap menyalahi secara administrasi kenegaraan, dan dinilai berpotensi konflik kepentingan.

Selain Andi Taufan, Adamas Belva Devara juga disoroti karena start up yang dipimpinnya, Ruangguru, menjadi salah satu mitra digital dalam program pemerintah, Kartu Prakerja.

Seperti apa perjalanan para stafsus milenial ini, dari sejak dilantik hingga kini tengah menjadi sorotan?

Awal diperkenalkan

Presiden secara resmi memperkenalkan7 stafsus milenialnya kepada publik pada 21 November 2019.

Ketujuh orang itu adalah:

  • Indah Putri Tanjung
  • Adamas Belva Syah Devara
  • Ayu Kartika Dewi
  • Angkie Yudistia
  • Gracia Billy Yosaphat Membrasar
  • Aminuddin Ma'ruf
  • ndri Taufan Garuda Putra.

Kompak mengenakan setelan hitam-putih, mereka diperkenalkan oleh Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, dalam suasana yang santai.

Stafsus milenial ini terdiri dari para pemuda yang terbilang sukses di bidangnya masing-masing. Mereka juga dianggap sebagai paket komplit, karena mewakili kelompok disabilitas dan warga Indonesia Timur.

Baca juga: Ketika Stafsus Milenial Presiden Jadi Sorotan...

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X