Mencairnya Es di Greenland dan Risiko Banjir Tahunan...

Kompas.com - 20/03/2020, 07:02 WIB
Hilangnya gletser di Greenland mengarah langsung ke kenaikan permukaan laut, yang pada akhirnya meningkatkan risiko banjir bagi jutaan orang. Ian Joughin/IMBIEHilangnya gletser di Greenland mengarah langsung ke kenaikan permukaan laut, yang pada akhirnya meningkatkan risiko banjir bagi jutaan orang.

KOMPAS.com - Analisis satelit harian mengungkapkan sebanyak 600 miliar ton es yang ada di Arktik (Kutub Utara) pada musim panas lalu mendadak hilang.

Dilansir dari The Guardian, saat itu di Arktik sedang mengalami tahun terpanas.

Penelitian baru mengungkapkan, musim panas tahun lalu begitu panas sehingga memicu hilangnya 600 miliar ton es dari Greenland di mana kondisi ini cukup untuk menaikkan permukaan laut global setinggi 2,2 mm hanya dalam 2 bulan.

Adapun analisis data satelit telah mengungkapkan hilangnya es yang dalam ukuran luar biasa ini hanya dalam beberapa bulan pada suhu tinggi di sekitar kutub utara.

Baca juga: [HOAKS] Minum Air Es Saat Cuaca Panas Bikin Pecah Pembuluh Darah

Tahun lalu adalah rekor terpanas untuk Arktik.

Berbeda dengan mundurnya es laut, hilangnya gletser di daratan secara langsung menyebabkan lautan naik, mengancam kota-kota yang terletak di pesisir dan kota-kota lain di seluruh dunia.

268 miliar ton es mencair pada 2002

Ngarai raksasa ditemukan di Greenland. Ngarai tersebut tertutup oleh lapisan es. Bila lapisan es itu memeleh, dipercaya permukaan laut akan naik 7 meter. BBC Ngarai raksasa ditemukan di Greenland. Ngarai tersebut tertutup oleh lapisan es. Bila lapisan es itu memeleh, dipercaya permukaan laut akan naik 7 meter.

Para ilmuwan telah menghitung, lapisan es Greenland yang sangat besar kehilangan rata-rata 268 miliar ton es pada 2002, di mana angka ini hampir setengah dari jumlah es yang meleleh pada 2019.

Sebaliknya, Los Angeles, salah satu kota di AS yang memiliki lebih dari 10 juta penduduk mengonsumsi 1 miliar ton air per tahun.

"Kami tahu musim panas lalu sangat hangat di Greenland, mencairkan setiap sudut lapisan es, tetapi jumlahnya sangat besar," ujar Profesor Ilmu Sistem Bumi di University of California Irvine dan penulis utama studi baru ini, Isabella Velicogna.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X