Jokowi Instruksikan Tes Massal, Ini yang Harus Diperhatikan soal Rapid Test Virus Corona

Kompas.com - 20/03/2020, 06:05 WIB
Ilustrasi alat tes deteksi virus corona ShutterstockIlustrasi alat tes deteksi virus corona

KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo menginstruksikan pelaksanaan rapid test virus corona untuk mendeteksi Covid-19 secara massal di Indonesia.

Melalui rapid test diharapkan bisa melakukan deteksi dini atas indikasi awal seseorang menderita Covid-19.

Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Kedokteran Laboratorium Indonesia (PDS PatKln), Prof. DR. Dr. Aryati, MS, Sp.PK(K), mengatakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan terkait rapid test.

Ia mengingatkan, perlu ada kewaspadaan dan ketelitian terhadap tes yang dilakukan.

Hal ini karena rapid test ada potensi memunculkan hasil negatif palsu atau hasil positif palsu.

Dr Aryati mengatakan, hasil positif palsu atau false positive  bisa muncul karena adanya infeksi virus corona jenis lain di masa lalu.

Baca juga: Mengenal Rapid Test dan Bedanya dengan Tes Corona Sebelumnya

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seperti dikeahui, ada beberapa coronavirus yakni Human Pathogenic Cov (HCoV), SARS-CoV, MERS-CoV, dan pathogenik coronavirus lainnya.

Ilustrasi virus coronaShutterstock Ilustrasi virus corona
“Karena (jenis) corona banyak di masa lalu itu, antibodi yang pernah timbul bisa saja terdeteksi,” kata Aryati saat dihubungi Kompas.com, Kamis (19/03/2020).

Selain itu, adanya kemungkinan cross reactive atau reaksi silang dengan jenis corona yang lain atau jenis virus yang memiliki kemiripan, bisa menimbulkan adanya false positive.

Ia mencontohkan, hal itu terjadi di Singapura. Ada dua kasus diduga demam berdarah, ternyata Covid-19.

“Jadi artinya hati-hati,” kata dia.

Antibodi timbul karena masuknya antigen ke tubuh seseorang. Oleh karena itu, butuh waktu masa inkubasi atau windows periode.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X