Update Virus Corona di Dunia: Jadi Pandemi Global, 125.851 Terinfeksi, 67.003 Sembuh

Kompas.com - 12/03/2020, 08:39 WIB
Seorang polisi yang mengenakan masker melakukan pemeriksaan terhadap calon penumpang di stasiun kereia utama di Milan, Italia, pada 9 Maret 2020. Pemerintah Italia menerapkan karantina buntut virus corona yang merebak. REUTERS/FLAVIO LO SCALZOSeorang polisi yang mengenakan masker melakukan pemeriksaan terhadap calon penumpang di stasiun kereia utama di Milan, Italia, pada 9 Maret 2020. Pemerintah Italia menerapkan karantina buntut virus corona yang merebak.

KOMPAS.com – Sejak diumumkan pada akhir Desember 2019, virus corona SARS-CoV-2 masih terus meningkat dan menyebar ke ratusan negara.

Hingga Kamis (12/3/2020) pagi, berdasarkan data dari Center for Systems Science and Engineering (CSSE) at Johns Hopkins University (JHU), jumlah kasus secara global adalah sebanyak 125.851 orang terinfeksi.

Adapun jumlah kematian sebanyak 4.615 dan total mereka yang sembuh adalah sebanyak 67.003.

Saat ini, sudah lebih separuh dari seluruh negara yang ada di dunia yang mengonfirmasi adanya virus ini.

Setidaknya, sudah ada  121 negara yang mengonfirmasi dari total 193 negara yang diakui PBB.

Baca juga: Jadi Pandemi Global, Ini Daftar 121 Negara dan Wilayah yang Konfirmasi Kasus Virus Corona

Adapun 5 negara dengan kasus terbesar adalah:

  1. China sebanyak 80.921 kasus, 3.046 kematian dan lebih dari 50.000 sembuh.
  2. Italia sebanyak 12.462 kasus, 827 meninggal, dan 1.045 sembuh.
  3. Iran sebanyak 9.000 kasus, 354 kematian, 2.959 sembuh.
  4. Korea Selatan sebanyak 7.755 kasus, 60 meninggal dan 288 sembuh.
  5. Perancis sebanyak 2.284 kasus, 48 kematian dan 12 sembuh

Berikut ini beberapa update seputar virus corona di berbagai belahan dunia per Kamis (12/3/2020) pagi:

WHO umumkan pandemi

WHO secara resmi telah mengumumkan bahwa penyebaran virus corona telah menjadi pandemi.

“Kami mengingatkan semua negara untuk mengambil langkah sigap dan siap. Kami telah menggaungkan peringatan dengan keras dan jelas,” ujar Direktur HO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Rabu (11/3/2020).

Pasca-penetapan ini, WHO meminta semua negara untuk melakukan beberapa hal berikut:

  • Pertama, mengaktifkan dan meningkatkan mekanisme tanggap darurat
  • Kedua, berkomunikasi dengan publik tentang risiko dan bagaimana mereka dapat melindungi diri sendiri
  • Ketiga, menemukan, memisahkan, menguji, dan mengobati setiap kasus Covid-19 dan melacak setiap kontak yang berkaitan.

"Kami tak bisa mengatakan ini cukup keras atau cukup jelas. Semua negara mampu mengubah arah pandemi ini," kata Tedros.

Baca juga: [POPULER TREN] Viral Driver Ojol Nikahi Penumpang | Virus Corona Jadi Pandemi Global

Indonesia umumkan jumlah 34 kasus

Indonesia mengumumkan adanya tambahan kasus pada Rabu (12/03/2020). Kini, jumlah kasus positif di Indonesia adalah sebanyak 34 kasus.

Adapun 7 kasus terbaru merupakan kasus impor. Dua orang pasien yakni 06 dan pasien 14 telah dinyatakan sembuh.

Halaman:

Sumber Aljazeera
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X