Menginfeksi 25 Negara, Bagaimana Penyebaran dan Cara Melindungi Diri dari Virus Corona?

Kompas.com - 01/02/2020, 14:55 WIB
Petugas kesehatan pelabuhan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada crew atau awak kapal dengan menggunakan thermal scanner di Pelabuhan Dumai sebagai upaya untuk meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi penyebaran virus corona. DOK PELINDO 1Petugas kesehatan pelabuhan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada crew atau awak kapal dengan menggunakan thermal scanner di Pelabuhan Dumai sebagai upaya untuk meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi penyebaran virus corona.

KOMPAS.com - Badan Kesehatan Dunia PBB, World Health Organization (WHO) akhirnya mendeklarasikan keadaan darurat internasional terkait virus corona.

Virus yang juga disebut 2019-nCov ini telah menyebar di 25 negara dan menewaskan 259 orang di China. Jumlah kasusnya pun terus bertambah dan telah menginfeksi 11.943 orang. 

Melansir The Guardian, virus dapat menyebar ketika orang yang terinfeksi mengalami batuk atau bersin.

Mencuci tangan pun menjadi antisipasi dasar yang bisa dilakukan oleh seseorang untuk menghindari penyebaran virus.

Lantas, apa saja yang harus diketahui tentang virus ini dan cara menghindari infeksi?

Penyebaran virus corona

Wabah virus corona Wuhan adalah penyakit baru. Para ilmuwan di dunia masih meneliti penyebarannya dari manusia ke manusia, akan tetapi penyebaran virus cenderung menyebar melalui batuk dan bersin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin, mereka melepaskan tetesan air liur atau lendir.

Tetesan ini dapat jatuh pada orang-orang di sekitarnya dan dapat langsung dihirup atau menempel pada tangan kemudian menular ketika seseorang menyentuh wajah mereka. 

Sementara untuk flu, jarak aman agar tidak tertular virus adalah enam kaki dari orang yang terinfeksi yang bersin atau batuk selama 10 menit atau lebih.

Virus juga dapat menyebar melalui tetesan cairan penderita yang tercecer di permukaan benda seperti kursi di bus, kereta api atau meja di sekolah.

Tetapi, durasi lama virus bertahan di permukaan benda-benda tersebut dapat bervariasi mulai hitungan jam hingga bulan.

Selain itu, beberapa penyakit lain seperti flu dapat ditularkan dari satu orang ke orang lain sebelum gejala nampak, tetapi untuk virus corona Wuhan metode tersebut masih belum dapat dipastikan.

Baca juga: Studi: Lebih dari 75.000 Warga di Wuhan Terpapar Virus Corona

Cara melindungi diri dari virus corona

  • Cuci tangan Anda : basahi tangan Anda dengan air bersih yang mengalir dan gunakan sabun. Sapukan tangan Anda, termasuk punggung, di antara jari-jari, di bawah kuku dan gosok setidaknya selama 20 detik. Lalu bilas.
  • Tutupi mulut dan hidung Anda dengan tisu ketika batuk atau bersin. Kemudian buang tisu ke tempat sampah dan cuci tangan Anda. Jika Anda tidak memiliki tisu untuk tangan, maka lebih baik batuk atau bersin ke siku Anda daripada tangan Anda.
  • Masker bisa digunakan untuk menghindari tetesan cairan tubuh orang yang terinfeksi agar tidak mengenai wajah orang lain. Namun, masker tidak efektif untuk memblokir partikel aerosol yang lebih kecil yang dapat melewati bahan masker. Di sisi lain, masker juga tidak bisa menutupi mata padahal ada sejumlah bukti bahwa beberapa virus dapat menginfeksi seseorang melalui mata.
  • Cari pertolongan medis segera sejak awal jika Anda demam, batuk dan kesulitan bernapas, serta bagikan riwayat perjalanan Anda dengan penyedia layanan kesehatan.

Baca juga: Antisipasi Virus Corona, Bandara Soetta Bagikan Masker untuk Penumpang

  • Jika mengunjungi pasar di daerah yang terinfeksi virus corona, hindari kontak langsung dan tanpa perlindungan dengan hewan hidup dan permukaan benda yang telah bersentuhan dengan hewan.
  • Jika Anda berada di daerah yang terinfeksi virus corona, hindari makan produk hewani mentah atau kurang matang. Selain itu, berhati-hatilah saat memegang daging mentah, susu, atau produk hewani untuk menghindari kontaminasi silang dengan makanan mentah.
  • Jika Anda baru kembali dari daerah yang terkena virus corona di China dalam dua minggu terakhir, maka tinggalah di dalam rumah dan hindari kontak dengan orang lain selama 14 hari. Artinya, tidak bekerja, sekolah, atau pergi ke area publik.
  • Jika Anda telah kembali dari daerah yang terinfeksi dan mengalami lalu tiba-tiba suhu tubuh menjadi tinggi, batuk, pilek, sakit tenggorokan atau kesulitan bernafas, jangan tinggalkan rumah Anda sampai diberikan saran oleh dokter.

Baca juga: Viral Video Masker Bedah Direbus untuk Tangkal Penularan Virus Corona

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.