Beredar Surat Penetapan NIP CPNS, BKN: Itu Hoax

Kompas.com - 10/12/2019, 12:53 WIB
Sebuah foto yang memperlihatkan hoax surat pengumuman penetapan nomor induk pegawai. Twitter/@bkngoidSebuah foto yang memperlihatkan hoax surat pengumuman penetapan nomor induk pegawai.

KOMPAS.com - Akun Twitter resmi BKN @bkngoid mengunggah sebuah surat tentang pengumuman penetapan nomor induk pegawai pada Selasa (10/12/2019).

Namun, surat tersebut langsung dibantah keasliannya oleh BKN sendiri dengan menuliskan kalimat "BUKAN PRODUK BKN".

Pasalnya, surat pengumuman penetapan nomor induk tersebut mengatasnamakan BKN.

Dalam unggahannya, BKN menuliskan "#ASNKiniBeda
@BKNgoid
#SobatBKN. Di pagi yg indah ini, mimin dpt kabar menghebohkan. Masih ada yg mengira surat seperti ini asli. Sedih. Mimin pesan, Percaya lah dengan kemampuan kalian, bukan yg mengaku orang dalam, bisa bantu dan lain2
#TheNewEpicBattle
#BKNSemangatUntukNegeri
#ReformasiBirokrasiBKN".

Mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut, Kompas.com menghubungi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas BKN Paryono.

Ia mengatakan, surat tersebut memang tidak benar alias hoax.

"Ini kan penipuan mengatasnamakan BKN," kata Paryono saat dihubungi Kompas.com, Selasa (10/12/2019).

Baca juga: Kemenang Undur Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS 2019, Ada Apa?

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Virus Corona di Iran Terus Bertambah, Bagaimana Kondisi WNI?

Kasus Virus Corona di Iran Terus Bertambah, Bagaimana Kondisi WNI?

Tren
Virus Corona, Kapal Diamond Princess dan Permintaan Maaf Menkes Jepang...

Virus Corona, Kapal Diamond Princess dan Permintaan Maaf Menkes Jepang...

Tren
Melihat Kota-Kota di China, Korea dan Italia yang Dikarantina karena Virus Corona

Melihat Kota-Kota di China, Korea dan Italia yang Dikarantina karena Virus Corona

Tren
Musim Hujan, Ini Tips Kelistrikan yang Harus Dipahami Masyarakat

Musim Hujan, Ini Tips Kelistrikan yang Harus Dipahami Masyarakat

Tren
Wabah Virus Corona, Korea Selatan Naikkan Kewaspadaan ke Level Tertinggi

Wabah Virus Corona, Korea Selatan Naikkan Kewaspadaan ke Level Tertinggi

Tren
Meningkat Pesat! Berikut Jumlah Kasus Virus Corona di Italia, Korea Selatan dan Timur Tengah

Meningkat Pesat! Berikut Jumlah Kasus Virus Corona di Italia, Korea Selatan dan Timur Tengah

Tren
Bisa Menularkan Virus Corona, China Kembali Karantina Pasien Sembuh COVID-19

Bisa Menularkan Virus Corona, China Kembali Karantina Pasien Sembuh COVID-19

Tren
Dilema China antara Mengembalikan Ekonomi atau Membendung Penyebaran Virus Corona

Dilema China antara Mengembalikan Ekonomi atau Membendung Penyebaran Virus Corona

Tren
Satu Bulan Isolasi di Wuhan, dari Penyesalan, Kehilangan hingga Berdamai dengan Keadaan

Satu Bulan Isolasi di Wuhan, dari Penyesalan, Kehilangan hingga Berdamai dengan Keadaan

Tren
Viral Sepekan: Bintik Putih pada Ikan Lele hingga Video Tumpukan Batu di Rel

Viral Sepekan: Bintik Putih pada Ikan Lele hingga Video Tumpukan Batu di Rel

Tren
Duta Besar Israel untuk China Dikarantina di Beijing akibat Kekhawatiran Virus Corona

Duta Besar Israel untuk China Dikarantina di Beijing akibat Kekhawatiran Virus Corona

Tren
Indonesia Tidak Lagi Masuk, Berikut Daftar Negara Berkembang Versi WTO

Indonesia Tidak Lagi Masuk, Berikut Daftar Negara Berkembang Versi WTO

Tren
Hilangkan Trauma, Korban Susur Sungai SMPN 1 Turi Akan Mendapat Pendampingan Psikologi

Hilangkan Trauma, Korban Susur Sungai SMPN 1 Turi Akan Mendapat Pendampingan Psikologi

Tren
Saat Italia Tutup Sekolahan dan Sepuluh Kota akibat Virus Corona...

Saat Italia Tutup Sekolahan dan Sepuluh Kota akibat Virus Corona...

Tren
Naik 10 Kali Lipat dalam Sepekan, 4 Orang Meninggal dan 556 Kasus Virus Corona di Korsel

Naik 10 Kali Lipat dalam Sepekan, 4 Orang Meninggal dan 556 Kasus Virus Corona di Korsel

Tren
komentar
Close Ads X