Kemenag Undur Pengumuman Seleksi Administrasi CPNS 2019, Ada Apa?

Kompas.com - 10/12/2019, 12:21 WIB
Kemenag membuka sebanyak 5.815 formasi CPNS 2019. Kementerian AgamaKemenag membuka sebanyak 5.815 formasi CPNS 2019.

Adapun kelengkapan tersebut terdiri dari, Kartu Keluarga (KK), Bukti Akreditasi, Surat Pernyataan Bebas Narkoba, dan Surat Pernyataan Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.

Untuk pengumpulan berkas tersebut, Saefuddin menyampaikan, persyaratan administrasi dikirimkan melalui email panitia satker mulai tanggal 9-13 Desember 2019.

"Media elektronik/email satuan kerja yang sudah didaftarkan, infonya bisa dilihat di laman resmi atau medsos Kemenag," ujar Saefuddin.

Baca juga: Simak, Seleksi Administrasi Pengadaan CPNS ANRI 2019 Sudah Diumumkan

Apabila ada salah satu berkas yang tidak dikirimkan atau berkas tidak lengkap atau dokumen tidak sesuai, maka menyebabkan tidak memenuhi persyaratan.

"Persyaratan tersebut tidak tayang diakun pelamar yang mendaftar formasi khusus. Sehingga setelah dikoordinasikan, maka untuk melengkapi dokumen tersebut, pelamar diminta untuk mengirimkannya," kata dia.

Diketahui, hingga saat ini jumlah pendaftar CPNS 2019 Kemenag yang tercatat ketika penutupan sebanyak 222.511 pelamar.

Ia juga mengimbau pelamar untuk selalu memantau perkembangan informasi pelaksanaan CPNS Kemenag.

Adapun kelulusan pelamar ditentukan oleh kemampuan dan kompetensi pelamar, sehingga seluruh pelamar CPNS 2019 Kemenag agar tidak mempercayai pihak tertentu (calo) yang menjanjikan kelulusan dalam setiap tahapan seleksi.

Baca juga: Kemenag Buka 5.815 Formasi CPNS 2019, Ini Rinciannya...

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lapor SPT Tahunan Online, Berikut Dokumen yang Harus Disiapkan

Lapor SPT Tahunan Online, Berikut Dokumen yang Harus Disiapkan

Tren
[POPULER TREN] WN Jepang Positif Corona dan Respons Kemenkes | Plafon Malioboro Mall Ambrol

[POPULER TREN] WN Jepang Positif Corona dan Respons Kemenkes | Plafon Malioboro Mall Ambrol

Tren
Mengenal Hubungan SARS-CoV-2 dan Covid-19 Kaitannya Virus Corona, Berikut Penjelasannya..

Mengenal Hubungan SARS-CoV-2 dan Covid-19 Kaitannya Virus Corona, Berikut Penjelasannya..

Tren
PM Malaysia Mahathir Mohamad Mengundurkan Diri, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

PM Malaysia Mahathir Mohamad Mengundurkan Diri, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Tren
Viral Atap Malioboro Mall Disebut Ambrol, Ini Penjelasannya...

Viral Atap Malioboro Mall Disebut Ambrol, Ini Penjelasannya...

Tren
Melihat Pasang Surut Hubungan Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim dalam Politik Malaysia

Melihat Pasang Surut Hubungan Mahathir Mohamad dan Anwar Ibrahim dalam Politik Malaysia

Tren
Afghanistan, Bahrain, Kuwait, Irak Laporkan Kasus Pertama: 34 Negara Konfirmasi Terinfeksi Virus Corona

Afghanistan, Bahrain, Kuwait, Irak Laporkan Kasus Pertama: 34 Negara Konfirmasi Terinfeksi Virus Corona

Tren
PM Malaysia Mundur, 'Mahathir Mohamad' Trending di Twitter Indonesia

PM Malaysia Mundur, "Mahathir Mohamad" Trending di Twitter Indonesia

Tren
Virus Corona di Iran: 50 Orang Meninggal di Kota Qom

Virus Corona di Iran: 50 Orang Meninggal di Kota Qom

Tren
Siap-siap! Lebih dari 190 Ribu Tiket KA Angkutan Lebaran Terjual, Ini Informasinya

Siap-siap! Lebih dari 190 Ribu Tiket KA Angkutan Lebaran Terjual, Ini Informasinya

Tren
75 Tahun Perjalanan Karier Politik Mahathir Mohamad

75 Tahun Perjalanan Karier Politik Mahathir Mohamad

Tren
Daftar 30 Wilayah di Korea Selatan yang Konfirmasi Positif Virus Corona Covid-19

Daftar 30 Wilayah di Korea Selatan yang Konfirmasi Positif Virus Corona Covid-19

Tren
Pemerintah Xinxian Perpanjang Masa Inkubasi Virus Corona hingga 21 Hari

Pemerintah Xinxian Perpanjang Masa Inkubasi Virus Corona hingga 21 Hari

Tren
'Red Alert' Virus Corona di Korea Selatan, Catat Nomor Kontak Darurat Ini!

"Red Alert" Virus Corona di Korea Selatan, Catat Nomor Kontak Darurat Ini!

Tren
763 Kasus Positif Corona, Korea Selatan Jadi Negara Terbanyak Kedua Setelah China

763 Kasus Positif Corona, Korea Selatan Jadi Negara Terbanyak Kedua Setelah China

Tren
komentar
Close Ads X