Kenapa di Gunung Kerap Terjadi Kebakaran? Ini Penyebab dan Antisipasinya

Kompas.com - 06/10/2019, 06:30 WIB
Seorang jurnalis memotret kondisi kebakaran di Gunung Sumbing, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Kamis (13/9/2018). KOMPAS.com/IKA FITRIANA Seorang jurnalis memotret kondisi kebakaran di Gunung Sumbing, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung, Kamis (13/9/2018).

KOMPAS.com -  Kebakaran di jalur pendakian gunung Raung, Jawa Timur pada Jumat (4/10/2019) menambah deretan panjang dari kasus kebakaran yang terjadi.

Sebelumnya kasus kebakaran juga terjadi di gunung Merbabu, Slamet, Arjuno bahkan Semeru.

Merangkum dari pemberitaan Kompas.com, kebakaran-kebakaran tersebut terjadi di tahun 2019.

Hutan di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo atau lereng Gunung Arjuno terbakar, Minggu (28/07/2019). Hutan yang terbakar masuk ke wilayah Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur.

Sedangkan kebakaran hutan di Gunung Merbabu diketahui setelah petugas menemukan titik api di Dusun Malang, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan pada Rabu (11/09/2019) pukul 19.17 WIB.

Kebakaran juga terjadi di hutan lereng Gunung Slamet di wilayah Kabupaten Brebes sejak Selasa (17/09/2019). Kebakaran ini pun meluas hingga wilayah Kabupaten Banyumas.

Kenapa di gunung kerap terjadi kebakaran? Lantas apa saja faktor penyebabnya?

Kepala Unit Pelaksana Tugas Pendidikan dan Pelatihan (UPT) Perhutanan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Dwi Priyo Apriyanto mengatakan ada dua faktor utama yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran hutan di gunung, yakni:

1. Faktor Alam

Akibat pengaruh iklim seperti kemarau panjang, bagian-bagian tanaman seperti batang dan ranting pun mengering dan menjadi "bahan bakar".

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Sumber kompas.com
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X