Paduka Bathara dalam Struktur Pemerintahan Majapahit

Kompas.com - 21/09/2021, 14:23 WIB
Ukiran sejarah Indonesia yang mengelilingi Monumen Nasional, Jakarta. Di sudut timur laut yang menggambarkan kemaharajaan kuno Indonesia, di bagian kanan adalah Gajah Mada, Mahapatih Kerajaan Majapahit. Wikimedia Commons/Gunawan KartapranataUkiran sejarah Indonesia yang mengelilingi Monumen Nasional, Jakarta. Di sudut timur laut yang menggambarkan kemaharajaan kuno Indonesia, di bagian kanan adalah Gajah Mada, Mahapatih Kerajaan Majapahit.

KOMPAS.com - Kerajaan Majapahit merupakan salah satu kerajaan Hindu-Buddha terbesar di nusantara yang struktur pemerintahan dan birokrasinya dapat diketahui dengan agak lengkap.

Pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk, Majapahit telah memiliki susunan pemerintahan dan birokrasi yang teratur.

Struktur pemerintahan kerajaan ini mencerminkan adanya kekuasaan yang bersifat teritorial dan disentralisasikan dengan birokrasi yang terperinci.

Hal itu karena adanya pengaruh kepercayaan yang bersifat kosmologi, yakni seluruh Kerajaan Majapahit dianggap sebagai replika jagat raya dan rajanya disamakan dengan dewa yang bersemayam di puncak Mahameru.

Raja yang dianggap sebagai penjelmaan dewa di dunia memegang otoritas politik tertinggi dan menduduki puncak hierarki kerajaan.

Dalam melaksanakan pemerintahan, raja dibantu oleh sejumlah pejabat birokrasi, salah satunya adalah paduka bathara.

Lantas, apa yang dimaksud dengan paduka bathara dalam struktur pemerintahan Majapahit?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kerajaan Majapahit: Sejarah, Raja-raja, Keruntuhan, dan Peninggalan

Siapa paduka bathara?

Paduka bathara adalah raja-raja daerah yang memerintah sebuah negara daerah di bawah Kerajaan Majapahit.

Jabatan ini biasanya diisi oleh saudara-saudara atau kerabat dekat raja yang memerintah.

Para paduka bathara yang memerintah diketahui masih termasuk ke dalam anggota wangsa raja-raja Majapahit, yaitu wangsa Rajasa (rajasawangsa) atau wangsa Girindra (girindrawangsa) yang didirikan oleh Ken Arok.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.