Ranggong Daeng Romo: Peran, Perjuangan, dan Akhir Hidup

Kompas.com - 21/06/2021, 19:00 WIB
Ranggong Daeng Romo Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional IndonesiaRanggong Daeng Romo

Pada 2 April 1946, nama GMB diubah menjadi Laskar Lipan Bajeng. 

Tujuan dari Laskar Lipan Bajeng adalah untuk menegakkan, membela, dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. 

Di Laskar Lipan Bajeng ini Romo diangkat menjadi pemimpin. 

Pada 21 Februari 1946, Romo memimpin perang untuk pertama kalinya dengan kekuatan kurang lebih seratus pasukan menyerang pertahanan Belanda.

Serangan ini dilakukan di sebelah Selatan Makassar. 

Baca juga: Negara Pasundan (RIS)

Akhir Hidup

Dalam pertempuran tersebut, banyak tokoh Lapris yang meninggal dalam perang, salah satunya adalah Ranggong Daeng Romo. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia terbunuh pada 27 Februari 1947. Jenazahnya disemayamkan di Bangkala. 

Untuk menghargai jasa-jasanya, ia dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional berdasarkan SK Presiden RI No. 109/TK/2001. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.