Inter Vs Milan, Ibrahimovic Ungkap Penyebab Kekalahan Milan

Kompas.com - 10/02/2020, 08:30 WIB
Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic dihadang sejumlah pemain Inter Milan dalam laga pekan ke-23 Serie A Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Milan, 9 Februari 2020. MARCO BERTORELLO / AFPPenyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic dihadang sejumlah pemain Inter Milan dalam laga pekan ke-23 Serie A Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, San Siro, Milan, 9 Februari 2020.


KOMPAS.com - Zlatan Ibrahimovic mengatakan permainan dan serangan AC Milan menurun setelah unggul 2-0 atas Inter Milan.

Penyerang asal Swedia itu juga menambahkan timnya seperti berhenti menekan Inter Milan pada babak kedua laga Inter vs Milan.

Duel Inter Milan vs AC Milan yang bertajuk Derbi della Madoninna di Stadion Giuseppe Meazza, Senin (10/2/2020) dini hari WIB dimenangkan oleh Inter Milan dengan skor 4-2.

Empat gol I Nerazzuri, julukan Inter Milan, tercipta pada babak kedua dalam laga Inter vs Milan. 

Empat gol Inter dibukukan oleh Marcelo Brozovic (51'), Matias Vecino (54'), Stefan de Vrij (70'), dan Romelu Lukaku (90+3').

Adapun dua gol AC Milan dicetak oleh Ante Rebic (40') dan Zlatan Ibrahimovic (45+1').

Baca juga: Klasemen Liga Italia Setelah Inter Kalahkan Milan

Kemenangan Inter dinilai dramatis lantaran Nerazzuri sebelumnya tertinggal 0-2 dari AC Milan.

Memasuki babak kedua, Milan justru tak berkutik, sementara Inter Milan terus membobol gawang Rossoneri, julukan AC Milan.

Menanggapi kekalahan timnya, Zlatan Ibrahimovic mengatakan sulit menjelaskan apa yang terjadi pada AC Milan.

Ibra menilai timnya kehilangan ritme permainan dan berhenti menekan Nerazzuri pada babak kedua.

"Sulit untuk menjelaskan apa yang terjadi," kata Zlatan Ibrahimovic seperti dilansir dari Football Italia.

"Setelah babak pertama selesai, kami berpikir 15 menit di awal babak kedua akan sangat krusial. Di 15 menit pertama itu kami kebobolan dua gol," kata Zlatan Ibrahimovic.

Zlatan menilai seharusnya AC Milan bisa mengendalikan permainan ketika unggul 2-0.

"Anda harus tahu bagaimana mengendalikan permainan ketika unggul 2-0," kata Ibra.

"Kami berhenti bermain menekan dan menyerang mereka. Kami juga tidak bisa mengendalikan permainan dengan cukup bagus setelahnya," ucapnya melanjutkan.

Penyerang berusia 38 tahun itu juga mengaku terkejut saat Inter Milan tak menunjukkan permainan seperti yang diharapkannya pada babak pertama.

Baca juga: Inter Vs Milan, Lukaku Ungkap Rahasia Kemenangan Inter

Ibra bahkan mengatakan penampilan Nerazzuri pada babak pertama tidak menunjukkan kualitas tim yang berada di peringkat kedua klasemen Serie A, kasta tertinggi Liga Italia.

"Aneh, karena babak pertama kami nyaris sempurna. Saya berharap lebih dari permainan Inter," katanya.

"Akan tetapi, penampilan Inter Milan tidak terlihat seperti tim yang layak berada di posisi kedua. Mereka baru melakukannya setelah jeda," kata Zlatan Ibrahimovic mengakhiri.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X