Helikopter Kobe Bryant Tak Dilengkapi Alarm Peringatan Area

Kompas.com - 29/01/2020, 09:51 WIB
Petugas melakukan penyelidikan di lokasi kecelakaan helikopter yang menewaskan mantan bintang NBA Kobe Bryant di Calabasas, California, AS, Minggu (26/1/2020). Legenda NBA Kobe Bryant dan 8 orang lainnya, termasuk putri Kobe, Gianna Maria Onore atau akrab disapa Gigi diberitakan tewas dalam sebuah kecelakaan helikopter. AFP/DAVID MCNEWPetugas melakukan penyelidikan di lokasi kecelakaan helikopter yang menewaskan mantan bintang NBA Kobe Bryant di Calabasas, California, AS, Minggu (26/1/2020). Legenda NBA Kobe Bryant dan 8 orang lainnya, termasuk putri Kobe, Gianna Maria Onore atau akrab disapa Gigi diberitakan tewas dalam sebuah kecelakaan helikopter.

KOMPAS.com - Helikopter Sikorsky S-76B yang membawa Kobe Bryant sebelum meninggal dunia karena kecelakaan ternyata tidak dilengkapi sistem alarm peringatan area.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Dewan Keselamatan Transportasi Amerika Serikat (NTSB), Jennifer Homendy, Selasa (28/1/2020).

Dalam investigasi pertama, NTSB mencoba mencari penyebab helikopter jatuh di perbukitan Calabasas yang menewaskan semua penumpang, Minggu (26/1/2020).

Hasil investigasi sementara ditemukan bahwa helikopter Sikorsky S-76B tidak dilengkapi alarm area.

Alhasil pilot tidak tahu sedang terbang ke arah bukit di tengah kabut tebal.

Baca juga: Kecelakaan Helikopter yang Menewaskan Kobe Bryant Mulai Diselidiki

"Akibat tidak dilengkapi alarm area, helikopter menabrak bukit dengan kecepatan yang tinggi," kata Hommendy dikutip dari situs web LA Times.

"Posisi helikopter berada di tepi kiri perbukitan Calabasas yang menurun," ujar Hommendy menambahkan.

Cuaca yang buruk untuk terbang memang diduga menjadi penyebab kecelakaan yang menewaskan Kobe Bryant.

Menurut Hommendy, pilot sempat meminta izin untuk terbang di bawah 1.000 kaki untuk menghindari kabut tebal.

Baca juga: Upaya Terakhir Sang Pilot Sebelum Jatuhnya Helikopter Kobe Bryant

Dalam percakapan radio terakhir, petugas radar cuaca mempertanyakan permintaan pilot karena dianggap terlalu rendah.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber LA Times
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X