PBSI Sudah Punya Cara untuk Cegah Tindakan Pencurian Saat Turnamen

Kompas.com - 20/01/2020, 05:54 WIB
Ganda putra Indonesia, Marcus Gideon dan Kevin Sukamuljo bertanding melawan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (19/1/2020). Gideon - Sukamuljo juara ganda putra setelah menang 21-15 dan 21-16. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGGanda putra Indonesia, Marcus Gideon dan Kevin Sukamuljo bertanding melawan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan pada pertandingan final Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Minggu (19/1/2020). Gideon - Sukamuljo juara ganda putra setelah menang 21-15 dan 21-16.
|

KOMPAS.COM - Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto menuturkan pihaknya akan melakukan peningkatan keamanan pada agenda-agenda turnamen bulu tangkis selanjutnya di dalam negeri.

Hal tersebut ia sampaikan berkenaan dengan kasus pencurian yang menimpa wasit asal Uganda Harriet Semugabi asal Uganda di Indonesia Masters 2020 pada Jumat (17/1/2020) .

"Kami memang 'kecolongan', karena seting (arena) setiap tahun selalu sama dan sebelumnya tidak ada kejadian seperti ini. Wasit juga meletakkan barangnya terlalu dekat dengan tribune penonton," kata Budi di Jakarta, Minggu (19/1/2020).

Baca juga: Team ELVO Siap Raih Gelar di Final Nasional Piala Presiden Esports 2020

Budi yang juga merupakan wakil ketua panitia penyelenggara IM 2020 mengatakan bahwa dari kejadian tersebut, pihaknya sudah mendapat pelajaran untuk pelaksanaan ke depan.

Pertama, panitia akan merancang agar posisi meja kendali pertandingan (match control site) berjauhan dengan area kursi penonton.

Kedua, pengawasan akan lebih ditingkatkan dengan memanfaatkan kamera CCTV.

Hal lainnya yang akan dirampungkan PP PBSI selanjutnya adalah proses pemulangan Harriet ke negaranya. PBSI bersama dengan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) bekerjasama untuk mengurus dokumen yang dibutuhkan Harriet agar bisa kembali ke Uganda.

"Kami akan mencarikan dokumen perjalanan agar dia bisa pulang dengan selamat dari Indonesia ke Uganda, termasuk di sini akan kami bantu mengurus dokumen agar berjalan lancar," katanya menerangkan.

BWF melalui Direktur Event Daren Parks menyanggupi upaya pemulangan Harriet dengan mengurus dokumen, meski belum bisa dipastikan kapan wasit tersebut bisa meninggalkan Indonesia.

"Itu hal yang tak bisa diduga, bisa terjadi kapan pun dan dimana pun. Kami pasti akan membantu agar bisa memulangkan dia ke negaranya," Daren menuturkan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X