Demi Ketahanan Fisik Pemain Persebaya, Aji Santoso Beri Porsi Latihan Speed Endurance

Kompas.com - 19/01/2020, 12:40 WIB
Pemain Persebaya Surabaya latihan rutin di Lapangan Mapolda Jatim Surabaya, Selasa (15/01/2020) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain Persebaya Surabaya latihan rutin di Lapangan Mapolda Jatim Surabaya, Selasa (15/01/2020) sore.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso fokus pada peningkatan ketahanan fisik Rendi Irwan dkk pada hari keempat training camp runners up Liga 1 2019 itu di Yogyakarta.

Materi speed endurance menjadi porsi latihan sebelum TC ditutup dengan libur akhir pekan. Rencananya, para pemain Persebaya akan kembali berlatih Senin pekan depan.

Libur tersebut diberikan Aji karena menurutnya para pemain Persebaya total dalam melahap materi speed endurance yang diberikan dalam latihan.

"Ini tadi kami latihan dengan intensitas tinggi. Anak-anak latihan speed endurance, saya lihat mereka begitu serius dan kerjanya bagus. Untuk itu saya liburkan sampai hari Senin," kata Aji.

Baca juga: Soal Kekompakan Pemain Persebaya, Aji Santoso Sebut Masih Butuh Waktu

Meski latihan difokuskan pada program speed endurance, Aji tetap memberi materi latihan penguasaan bola dan finishing.

Menurut pelatih asal Malang tersebut unsur dalam sepak bola itu sendiri tidak boleh dilupakan walau sedang mengolah fisik.

Ia mengutarkaan kalau aspek fisik merupakan bagian dari pendukung permainan sepak bola itu sendiri.

Pemain senior Persebaya Surabaya Rendy Irwan menjalani rangkaian training camp (TC) di Jogjakarta mulai 15-25 Januari 2020.Instagram Persebaya Surabaya Pemain senior Persebaya Surabaya Rendy Irwan menjalani rangkaian training camp (TC) di Jogjakarta mulai 15-25 Januari 2020.

"Pada latihan speed endurance kami juga ada latihan finishing. Ya, kami meningkatkan ketahanan fisik pemain. Fokus pada fisik tetapi tidak menghilangkan unsur-unsur dari sepak bola itu sendiri makanya tadi pakai bola," ucapnya.

Sejak dipegang Aji Santoso dalam sembilan laga terakhir Liga 1 2019, permainan Persebaya memang cenderung mengandalkan kecepatan dan ketahanan fisik pemain.

Baca juga: Bursa Transfer Liga 1, Persebaya Tinggal Berburu Dua Pemain Lagi

 

Hasilnya pun positif, Persebaya tak terkalahkan dalam sembilan laga dan berhasil mengakhiri Liga 1 2019 sebagai runners up.

Peluang tim berjuluk Bajol Ijo tersebut untuk berlaga di kancah kompetisi antarnegara-negara Asia pun terbuka.

Kehadiran sejumlah pemain yang dikenal memiliki agresivitas dan kecepatan seperti Ricky Kambuaya, Bayu Nugroho, Irfan Jaya, Oktafiano Fernando, David Da Silva, plus duo rekrutan anyar Persebaya, Nasir serta Makan Konate, diharapkan membuat permainan Persebaya akan lebih bagus lagi.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X