Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pengertian Proses Fermentasi dan Contoh Pangan Hasil Fermentasi

Kompas.com - 26/02/2024, 13:35 WIB
Retia Kartika Dewi

Penulis

KOMPAS.com - Saat ini, kita mengenal ada beberapa makanan yang dibuat menggunakan hasil fermentasi.

Dilansir dari buku Teknologi Bioproses (2018) oleh Nur Istianah, proses fermentasi merupakan suatu proses yang melibatkan mikroorganisme tertentu untuk menghasilkan produk yang spesifik, seperti biomassa, enzim, dan metabolit mikroba.

Menurut buku Biologi Kelompok Pertanian (2008) oleh Deden Abdurahman, fermentasi adalah proses metabolisme yang menghasilkan energi dari gula dan molekul organik lain serta tidak memerlukan oksigen atau sistem transfer elektron.

Baca juga: Ciri-ciri Reaksi Fermentasi

Fermentasi menggunakan molekul organik sebagai akhir akseptor elektronnya.

Setelah glukosa diubah menjadi asam piruvat melalui proses glikolisis, pada beberapa makhluk hidup seperti bakteri, asam piruvat dapat diubah menjadi produk fermentasi.

Proses glikolisis menghasilkan ATP dalam jumlah kecil, namun jumlah tersebut cukup bagi suplai energi mikroorganisme.

Selain ATP, proses glikolisis menghasilkan NADH atau NADPH2.

Proses fermentasi harus mengubah NADH atau NADPH2 menjadi NAD+ atau NADP+ kembali agar proses glikolisis pada fermnetasi terus terjadi.

Terdapat dua proses fermentasi penting yakni fermentasi alkohol dan fermentasi asam laktat.

Baca juga: Peristiwa Balon Mengembang dalam Fermentasi Ragi

Contoh makanan fermentasi

Berdasarkan buku Dasar-Dasar Mikrobiologi Makanan di Bidang Gizi dan Kesehatan (2018) oleh Lily Arsanti Lestari, berikut makanan dan minuman fermentasi berdasarkan bahan dasar yang digunakan, yakni:

  • Minuman berlakohol: wine, bir sake, brem cair
  • Makanan fermentasi dari serealia: roti, dan lainnya
  • Makanan fermentasi dari susu: keju, kefir, yogurt, dadih
  • Makanan fermentasi dari ikan: balacan (Filipina), terasi
  • Makanan fermentasi dari sayuran dan buah: sauerkraut, pickle, kimchi, tempoyak, asinan sawi
  • Makanan fermentasi dari kacangan: tempe, kecap, oncom, tauco, shoyu, miso
  • Makanan fermentasi dari daging: salami (Australia), nham (Thailand)
  • Makanan fermentasi dari bahan berpati: tape ketela, growol, gatot
  • Makanan fermentasi dari bahan lain: dage dari ampas kelapa, tempe bongkrek dari ampas kelapa, nata de coco

Itulah penjelasan mengenai pengertian fermentasi beserta contoh makanan dan minuman fermentasi.

Baca juga: Ciri-ciri Fermentasi Alkohol

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

15 Contoh Kalimat Menggunakan Who, Whom, dan Whose

15 Contoh Kalimat Menggunakan Who, Whom, dan Whose

Skola
Jeneng Satriya lan Kasatriyane

Jeneng Satriya lan Kasatriyane

Skola
Komunitas Sosial: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Komunitas Sosial: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Skola
Tembung Tegese Sanalika Basa Jawa

Tembung Tegese Sanalika Basa Jawa

Skola
4 Unsur Stratifikasi Sosial

4 Unsur Stratifikasi Sosial

Skola
Arane Panggonan Bahasa Jawa

Arane Panggonan Bahasa Jawa

Skola
Bedanya Akulturasi dan Asimilasi

Bedanya Akulturasi dan Asimilasi

Skola
13 Patrape Linggih

13 Patrape Linggih

Skola
5 Dampak atau Akibat Berita Bohong

5 Dampak atau Akibat Berita Bohong

Skola
8 Ciri-ciri Berita Bohong atau Hoaks yang Perlu Diketahui

8 Ciri-ciri Berita Bohong atau Hoaks yang Perlu Diketahui

Skola
7 Jenis Berita Bohong atau Hoaks yang Perlu Diketahui

7 Jenis Berita Bohong atau Hoaks yang Perlu Diketahui

Skola
Pengertian dan Cara Mengantisipasi Berita Hoaks

Pengertian dan Cara Mengantisipasi Berita Hoaks

Skola
Mengapa Meteor yang Jatuh ke Bumi Tampak Berpijar?

Mengapa Meteor yang Jatuh ke Bumi Tampak Berpijar?

Skola
Metode Komunikasi: Pengertian dan Contohnya

Metode Komunikasi: Pengertian dan Contohnya

Skola
Mengapa Pelaku Usaha Harus Tahu Pesaingnya?

Mengapa Pelaku Usaha Harus Tahu Pesaingnya?

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com