Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Dampak Negatif Pemanasan Global bagi Petani

Kompas.com - 04/08/2023, 10:00 WIB
Vanya Karunia Mulia Putri

Penulis

Sumber byjus.com

KOMPAS.com - Pemanasan global atau global warming sudah menjadi perbincangan hangat sejak beberapa dekade lalu.

Bagaimana tidak, dampak pemanasan global kian dirasakan oleh masyarakat dunia saat ini, termasuk bagi para petani.

Sebelum mengetahui dampaknya, kita harus tahu lebih dahulu apa itu pemanasan global.

Dikutip dari situs Byjus, pemanasan global adalah peningkatan suhu Bumi secara bertahap, akibat efek rumah kaca.

Semua hal itu terjadi, salah satunya karena aktivitas manusia yang banyak menghasilkan karbon dioksida, CFC, ataupun bahan kimia lainnya.

Tak hanya itu, pemanasan global juga bisa diakibatkan oleh aktivitas bencana alam, seperti erupsi dan kebakaran hutan.

Baca juga: 6 Dampak Pemanasan Global terhadap Ekosistem

Contoh dampak negatif pemanasan global untuk petani

Foto: Tanaman semangka di sawah mik Nanang Setiawan (38) warga Dusun Krajan, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo yang harus rela 6 hektar sawahnya rusak akibat banjir dengan kerugian Rp 250 juta.KOMPAS.com / Ridho Abdullah Akbar Foto: Tanaman semangka di sawah mik Nanang Setiawan (38) warga Dusun Krajan, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo yang harus rela 6 hektar sawahnya rusak akibat banjir dengan kerugian Rp 250 juta.

Dampak negatif dari pemanasan global bagi para petani adalah ...

  1. Suhu lebih panas sehingga tanaman tidak mengalami pertumbuhan
  2. Iklim berubah sehingga menyebabkan gagal panen
  3. Suhu malam terlalu panas sheingga petani tidak sempat istirahat
  4. Berkurangnya volume panen karena gas rumah kaca.

Jawaban yang tepat untuk pertanyaan di atas adalah opsi b. Dampak negatif dari pemanasan global bagi para petani adalah iklim berubah sehingga menyebabkan gagal panen.

Menurut Aryanto dan Siti Chuzaemi dalam buku Leguminosa Pohon (2022), salah satu dampak pemanasan global bagi petani adalah sulitnya memprediksi musim.

Misal, petani ingin menanam padi. Waktu terbaik untuk melakukannya ialah di musim hujan. Jika musim sulit diprediksi, gagal panen kemungkinan besar akan terjadi.

Contoh dampak negatif pemanasan global adalah terjadinya kekeringan dan banjir di berbagai tempat.

Baca juga: 6 Dampak Pemanasan Global bagi Manusia

Jelas bagi petani, hal ini sangat merugikan. Selain menyebabkan gagal panen, sumber mata pencarian mereka juga terhalang karena tanahnya terlalu kering atau dipenuhi air.

Dilansir dari buku Ilmu Alamiah Dasar (2021) oleh Mucharommah Sartika dan Puardmi Damayanti, dampak pemanasan global bagi petani adalah perubahan pola pertanian.

Ketika musim sulit diprediksi dan banyak terjadi bencana kekeringan atau banjir, mau tak mau, petani harus mengubah pola pertanian mereka.

Selain itu, contoh dampak negatif pemanasan global untuk petani adalah peningkatan jenis vektor pembawa penyakit pada tanaman.

Kesimpulannya, dampak negatif dari pemanasan global bagi para petani adalah:

  • Terjadinya gagal panen
  • Sulit memprediksi musim
  • Terjadinya kekeringan atau banjir
  • Perubahan pola pertanian
  • Peningkatan jenis vektor pembawa penyakit tanaman.

Baca juga: 11 Dampak Pemanasan Global terhadap Lingkungan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Cerita Legendha Basa Jawa

Cerita Legendha Basa Jawa

Skola
Bahasa Jawa: Ngandharake Crita Legendha

Bahasa Jawa: Ngandharake Crita Legendha

Skola
Bahasa Jawa: Ngandharake Surasa lan Nulis Tembang

Bahasa Jawa: Ngandharake Surasa lan Nulis Tembang

Skola
Ngandharake Pawarta dalam Bahasa Jawa

Ngandharake Pawarta dalam Bahasa Jawa

Skola
Perbedaan Each dan Every dalam Bahasa Inggris

Perbedaan Each dan Every dalam Bahasa Inggris

Skola
Warnanipun Ukara Basa Jawa

Warnanipun Ukara Basa Jawa

Skola
30 Irregular Plural Nouns beserta Artinya

30 Irregular Plural Nouns beserta Artinya

Skola
Teori Morfologi (Widya Tembung) Bahasa Jawa

Teori Morfologi (Widya Tembung) Bahasa Jawa

Skola
Simple Past Future Tense: Pengertian, Rumus, Fungsi, dan Contohnya

Simple Past Future Tense: Pengertian, Rumus, Fungsi, dan Contohnya

Skola
Fonologi (Widya Swara) dalam Bahasa Jawa

Fonologi (Widya Swara) dalam Bahasa Jawa

Skola
Perbedaan End dan Finish dalam Bahasa Inggris

Perbedaan End dan Finish dalam Bahasa Inggris

Skola
Apa Itu Bahasa Bagongan?

Apa Itu Bahasa Bagongan?

Skola
6 Jenis Tindak Tutur Ilokusi beserta Contohnya

6 Jenis Tindak Tutur Ilokusi beserta Contohnya

Skola
Pengertian Kelipatan, Kelipatan Persekutuan, dan Faktor Bilangan

Pengertian Kelipatan, Kelipatan Persekutuan, dan Faktor Bilangan

Skola
3 Cara Perkalian dan Pembagian Pecahan Desimal

3 Cara Perkalian dan Pembagian Pecahan Desimal

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com