Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 08/02/2023, 18:00 WIB

KOMPAS.com – Tumbuhan perlu menyebaran bijinya untuk bertahan hidup. Salah satu metode penyebaran biji tumbuhan adalah hidrokori. Apa yang dimaksud dengan hidrokori dan apa contoh hidrokori? Berikut adalah penjelasannya!

Pengertian hidrokori

Hidrokori adalah penyebaran biji tumbuhan melalui air. Artinya biji tumbuhan dipindahkan dengan bantuan air dari tempat induknya tempat baru untuk tumbuh dan berkembang.

Hidrokori biasanya dilakukan oleh tumbuhan yang hidup di wilayah pantai dan juga sungai.

Baca juga: Mengapa Tumbuhan Perlu Menyebarkan Bijinya?

Contoh hidrokori

Hidrokori dilakukan oleh beberapa tumbuhan, contohnya adalah kelapa, bakau, dedalu, dan juga kowhai.

Kelapa

Contoh hidrokori adalah penyebaran biji yang dilakukan oleh pohon kelapa. Kelapa kerap jatuh ke laut dan terbawa oleh arusnya.

Dilansir dari Sciencing, kelapa mengapung di air karena rongga udara internal dan terlindungi dari pemangsa juga garam laut karena kulit luarnya yang kedap air dan keras.

Embrio kelapa kemudian bertahan dalam kelapa melalui cadangan makanan yang tersimpan dalam bagian daging dan air kelapa.

Baca juga: Ciri Khusus Tumbuhan Pohon Jati, Kaktus, dan Bakau

Bakau

Dilansir dari Ask Nature, semua tanaman bakau menyebarkan bijinya melalui air. Biji tanaman bakau dapat mengapung di air dan terbawa oleh arus air dalam waktu yang lama.

Diperkirakan, biji tanaman bakau dapat bertahan di air hingga waktu satu tahun. Saat sampai di daratan, biji tanaman bajau akan mulai berkecambah dalam waktu sepuluh hari dan mulai tumbuh menjadi tanaman bakau yang baru.

Pohon dedalu

Contoh tumbuhan yang melakukan hidrokori selanjutnya adalah pohon dedalu atau yang lebih dikenal sebagai pohon willow.

Dilansir dari Biology LibreTexts, pohon willow memiliki biji ringan yang membuatnya dapat terapung di atas air.

Baca juga: Bagaimana Tumbuhan Menyebarkan Bijinya?

Kowhai

Contoh tumbuhan yang melakukan hidrokori adalah kowhai. Dilansir dari Science Learning Hub, pohon kowhai memiliki kulit biji yang keras yang melindungi bijinya dan memungkinkannya mengapung di sungai.

Biji kowhai kemudian terbawa oleh arus sungai, mencapai tepian, lalu tumbuhan di sana. Inilah mengapa pohon kowhai kerap ditemukan di tepian sungai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+