Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Daur Biogeokimia: Pengertian dan Jenisnya

Kompas.com - 11/05/2022, 13:30 WIB
Silmi Nurul Utami

Penulis

KOMPAS.com – Kehidupan di bumi ditunjang oleh keberadaan daur biogeokimia yang telah terjadi selama jutaan tahun. Apa yang dimaksud dengan daur biogeokimia dan apa saja jenis daur kimia serta manfaatnya? Berikut adalah penjelasannya!

Pengertian daur biogeokimia

Daur biogeokimia adalah siklus alami untuk mempertahankan unsur penting di bumi. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, istilah biogeokimia mengacu pada aspek biologi, geologi, dan juga kimia yang terjadi dalam siklus.

Artinya, daur kimia terjadi pada faktor biotik (biologi) dan abiotik (geologi) melalui rangkaian reaksi kimia dalam jalur tertutup (siklus).

Menurut hukum kekekalan massa, materi tidak dapat dihancurkan ataupun dibuat. Melainkan, hanya berubah dari suatu bentuk ke bentuk lainnya. Ini juga berlaku dalam kehidupan di bumi.

Baca juga: Siklus Hidrologi: Jenis dan Komponen Pembentuknya

Sehingga, unsur-unsur kehidupan tidak pernah berubah jumlahnya (kekal) dan hanya berubah bentuk sepanjang umur bumi.

Artinya, unsur-unsur yang telah digunakan kehidupan di daur ulang untuk digunakan kehidupan lainnya dari waktu ke waktu.

Dilansir dari UCAR Center or Science Education, semua atom yang menyusun tubuh makhluk hidup adalah bagian dari siklus biogeokimia.

Misalnya, unsur karbon (C), hidrogen (H), oksigen (O), nitrogen (N), fosfor (P), dan belerang (S).

Keenam unsur tersebut dibutuhkan makhluk hidup untuk membangun jaringan tubuh dan mempertahankan fungsi fisiologis.

Baca juga: Siklus Air: Pendek, Sedang, dan Panjang

Keenam unsur tersebut digunakan makhluk hidup dan didaur ulang secara terus-menerus melalui daur biogeokimia. Sehingga, tidak ada unsur yang terbuang dan bumi dapat terus menyediakan unsur-unsur tersebut bagi kehidupan baru dari waktu.

Jenis daur biogeokimia

Daur biogeokimia meliputi lima siklus alami bumi yaitu daur air, daur karbon, daur nitrogen, daur fosfor, dan daur sulfur.

Daur air

Daur air atau siklus air (H2O) adalah daur biogeokimia untuk mempertahankan keberadaan unsur hidrogen (H) dan oksigen (O) yang sangat penting bagi manusia. Siklus air juga kerap disebut dengan siklus hidrologi.

Daur air menyediakan air, oksigen, dan juga uap air yang dibutuhkan makhluk hidup. Daur air juga mengatur cuaca seperti menciptakan hujan, angin, dan arus laut.

Siklus air atau siklus hidrologi.usgs.gov Siklus air atau siklus hidrologi.

Baca juga: Bagaimana Terjadinya Daur Karbon?

Daur karbon

Daur karbon adalah daur biogeokimia yang mendaur ulang unsur karbon. Unsur karbon adalah unsur dasar penyusun tubuh makhluk hidup. Sehingga, karbon harus di daur ulang ketika makhluk hidup mati agar bisa digunakan oleh makhluk hidup yang lain.

Daur karbon terbagi menjadi dua, yaitu daur karbon biologis yang memerlukan waktu singkat dan daur karbon geologis yang memerlukan waktu lama.

Siklus karbon geologis dan biologis yang terjadi di bumiBiological and Environmental Research Information System (BERIS) Siklus karbon geologis dan biologis yang terjadi di bumi

Daur nitrogen

Dilansir dari Khan Academy, nitrogen dibutuhkan untuk membentuk materi genetik (DNA dan RNA), protein, dan nutrisi tanaman. Sehingga, nitrogen diperbarui dalam siklus biogeokimia melalui proses fiksasi nitrogen, nitrifikasi, dan denitrifikasi.

Daur nitrogenbio.libretexts.org Daur nitrogen

Baca juga: Nitrifikasi dan Denitrifikasi dalam Siklus Nitrogen

Daur fosfor

Jenis daur biogeokimia selanjutnya adalah daur fosfor. Fosfor membentuk gugus fosfat yang bersama dengan nitrogen membangun materi genetik (DNA dan RNA) dan juga pembangun tubuh (organ dan jaringan) makhluk hidup.

Daur sulfur

Sulfur adalah daur biogeokimia yang mendaur ulang unsur sulfur. Makhluk hidup memerlukan sulfur karena sulfur merupakan unsur pembentuk asam amino.

Di mana asam amino adalah molekul yang nantinya akan membentuk berbagai jenis protein yang membangun tubuh dan cairan biokimia, seperti enzim dan hormon.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Tingkat Tutur Bahasa Jawa: Ragam Ngoko dan Ragam Krama

Tingkat Tutur Bahasa Jawa: Ragam Ngoko dan Ragam Krama

Skola
Makna Simbolik Peralatan Siraman Pengantin Adat Jawa

Makna Simbolik Peralatan Siraman Pengantin Adat Jawa

Skola
Nilai-nilai yang Terkandung dalam Ungkapan Bahasa Jawa

Nilai-nilai yang Terkandung dalam Ungkapan Bahasa Jawa

Skola
Simbol-simbol dalam Gunungan Wayang Kulit Jawa

Simbol-simbol dalam Gunungan Wayang Kulit Jawa

Skola
Apa Itu Kesenian Ludruk?

Apa Itu Kesenian Ludruk?

Skola
Apa itu Jemblung sebagai Drama Rakyat Jawa?

Apa itu Jemblung sebagai Drama Rakyat Jawa?

Skola
Garapan dan Problematika Kethoprak

Garapan dan Problematika Kethoprak

Skola
Mengenal Ragam Pementasan Kethoprak

Mengenal Ragam Pementasan Kethoprak

Skola
Ukara Sesanti Bahasa Jawa

Ukara Sesanti Bahasa Jawa

Skola
Kearifan Lokal Rumah Tradisional Jawa

Kearifan Lokal Rumah Tradisional Jawa

Skola
Aspek Pendidikan dalam Pementasan Drama Jawa

Aspek Pendidikan dalam Pementasan Drama Jawa

Skola
Mencermati Simbol Kehidupan dalam Drama Jawa

Mencermati Simbol Kehidupan dalam Drama Jawa

Skola
Struktur Pertunjukan Ludruk

Struktur Pertunjukan Ludruk

Skola
Mengenal Apa Itu Wayang Wong

Mengenal Apa Itu Wayang Wong

Skola
Passive Voice dalam Future Perfect Tense

Passive Voice dalam Future Perfect Tense

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com