Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Penyebab Warna Tanah Berbeda-beda

Kompas.com - 03/02/2022, 17:39 WIB
Silmi Nurul Utami

Penulis


KOMPAS.comTanah merupakan unsur abiotik yang sangat penting dalam kehidupan di bumi. Pernahkah kamu memperhatikan bahwa warna tanah di setiap wilayah berbeda-beda. Mengapa warna tanah berbeda-beda?

Warna tanah adalah salah satu karakteristik fisik yang menentukan sifat tanah. Hal yang menyebabkan warna tanah berbeda-beda adalah kandungan bahan organik di dalamnya.

Dilansir dari Food and Agriculture Organization of the United Nations, warna tanah ditentukan oleh kandungan bahan organik, kondisi drainase, air, dan derajat oksidasinya. Sehingga, warna tanah bisa bermacam-macam sesuai dengan kandungannya.

Warna tanah juga tidak selalu merata. Kerap kali ditemukan tanah yang lapisan atasnya berwarna gelap, sedangkan lapisan bawahnya berwarna lebih terang. Dilansir dari Science Learning Hub, warna tanah yang merata menunjukkan tanah tersebut memiliki drainase yang baik.

Sebaliknya, jika tanah tidak merata dan terdapat bintik atau bercak. Artinya, tanah tersebut memiliki drainase yang buruk. Berikut adalah warna tanah dan penyebabnya!

Baca juga: Struktur Tanah: Jenis dan Fungsinya

Warna-warna tanah

Hitam

Dilansir dari Natural Resources Conservation Service, warna tanah yang lebih gelap menunjukkan peningkatan bahan organik yang membusuk atau dikenal sebagai humus. Artinya, tanah dengan warna hitam adalah tanah yang subur karena kaya nutrisi.

Coklat

Tanah memiliki warna coklat disebabkan oleh kandungan bahan organik dan juga mineral besi dalam tingkat yang sedang. Tanah berwarna coklat termasuk tanah yang subur, tetapi tidak lebih subur dari tanah berwarna hitam.

Merah

Warna merah tanah dihasilkan dari kandungan besi dalam tanah yang teroksidasi dan mengeluarkan warna berkarat. Besi dapat teroksidasi akibat kontak dengan air. Artinya, tanah berwarna merah juga memiliki kandungan air yang baik (drainase yang baik).

Kuning

Sama seperti tanah berwarna merah, tanah berwarna kuning juga disebabkan oleh kandungan besi. Bedanya, oksidasi besi pada tanah ini membentuk mineral limonit yang memiliki warna kuning.

Baca juga: Kesuburan Tanah: Ciri dan Cara Merawatnya

Abu-abu

Tanah berwarna abu-abu disebabkan oleh kandungan pasir yang tinggi dan drainase yang buruk. Namun, bintik-bintang warna abu pada tanah dapat disebabkan oleh aktivitas bakteri anaerob yang menghilangkan pigmen dari mineral dan meninggalkan bercak abu-abu pada tanah.

Putih

Tanah berwarna putih dapat disebabkan oleh kandungan kapur yang tinggi. Ataupun karena mineral besi dan mangan dalam tanah telah tercuci oleh hujan lebat dan drainse tanah yang tinggi.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Siapa Itu Parikesit?

Siapa Itu Parikesit?

Skola
Karakter Tokoh Wayang Kumbakarna

Karakter Tokoh Wayang Kumbakarna

Skola
Mengenal Tokoh Rahwana

Mengenal Tokoh Rahwana

Skola
Tokoh Anoman dalam Pewayangan Ramayana

Tokoh Anoman dalam Pewayangan Ramayana

Skola
Mengenal Ukara Lamba Basa Jawa

Mengenal Ukara Lamba Basa Jawa

Skola
Bedane Geguritan Gagrak Lawas lan Gagrak Anyar

Bedane Geguritan Gagrak Lawas lan Gagrak Anyar

Skola
Prinsip dan Macam-macam Tembang Jawa Tengahan

Prinsip dan Macam-macam Tembang Jawa Tengahan

Skola
Pengertian, Ciri-ciri, dan Contoh Tembang Jawa Gedhe

Pengertian, Ciri-ciri, dan Contoh Tembang Jawa Gedhe

Skola
Gaman lan Aji-Ajine Wayang

Gaman lan Aji-Ajine Wayang

Skola
Ratu, Negara, lan Patihe dalam Pewayangan

Ratu, Negara, lan Patihe dalam Pewayangan

Skola
Peran Siswa dalam Mendukung Implementasi Wawasan Kebangsaan

Peran Siswa dalam Mendukung Implementasi Wawasan Kebangsaan

Skola
Hubungan Antargatra

Hubungan Antargatra

Skola
Peran dan Ancaman dalam Membangun Integrasi Nasional

Peran dan Ancaman dalam Membangun Integrasi Nasional

Skola
Kesediaan Warga Negara untuk Melakukan Bela Negara

Kesediaan Warga Negara untuk Melakukan Bela Negara

Skola
Daerah Khusus, Daerah Istimewa, dan Otonomi Khusus

Daerah Khusus, Daerah Istimewa, dan Otonomi Khusus

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com