Kompas.com - 17/07/2021, 13:57 WIB
Kutub Utara: Es laut pada tahun 2006 seperti yang diamati dari National Oceanic and Atmospheric Administration North Pole Web Cam, bagian dari North Pole Environmental Observatory wikipedia.org/NOAA/Pacific Marine Environmental LaboratoryKutub Utara: Es laut pada tahun 2006 seperti yang diamati dari National Oceanic and Atmospheric Administration North Pole Web Cam, bagian dari North Pole Environmental Observatory

KOMPAS.com - Beruang kutub atau polar bears di Kutub Utara menempati puncak rantai makanan. Begitu pula dengan penguin yang tinggal di Kutub Selatan.

Kedua satwa ini sama-sama berkuasa di wilayahnya sendiri. Tidak saling mengganggu dan tidak saling memangsa.

Banyak orang berpikir jika penguin sebenarnya bisa ditemui di Kutub Utara. Pernyataan ini tidaklah benar. Karena di Kutub Utara tidak ada penguin, sehingga beruang kutub menjadi predator utama dan berada di puncak rantai makanan.

Mengapa hal ini bisa terjadi?

Kondisi geografis 

Melansir dari situs Penguins International, penguin hampir selalu menghabiskan waktunya dengan berada di air. Satwa ini jarang naik ke daratan, kecuali untuk kawin. Penguin hidup dengan memangsa ikan yang ditangkap di laut.

Kondisi geografis yang cukup berbeda jauh, menyebabkan penguin tidak bisa hidup di Kutub Utara. Perlu diketahui jika Kutub Utara terletak di tengah gunung es raksasa dan wilayahnya selalu tertutupi es sepanjang tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mengapa Kutub Selatan Lebih Dingin Dibanding Kutub Utara?

Kutub Utara merupakan kawasan es laut yang terhubung dengan daratan di sekitarnya. Berbeda dengan Kutub Selatan, yang merupakan daratan dan dikelilingi lautan.

Hal ini jelas tidak memungkinkan bagi penguin untuk bisa bertahan hidup di Kutub Utara. Terlebih lagi, satwa ini hampir selalu menghabiskan 80 persen waktunya di air.

Mengutip dari situs National Geographic, Penguin Kaisar dan Pengun Adelie menjadi penguin penghuni tetap wilayah Antartika atau Kutub Selatan.

Populasinya cukup banyak dan mereka suka berenang dan menyelam sambil menangkap ikan. Mereka hidup tenteram di kawasan Antartika tanpa terganggu satwa lainnya, kecuali predator laut.

Dalam situs Earth Sky, penguin yang suka berada di perairan, jelas lebih mengenal lingkungan dan ekosistem lautan. Sehingga bisa mengenal dengan baik hewan apa saja yang menjadi predatornya, dan ikan mana saja yang sering dimangsa.

Apabila ada penguin di Kutub Utara, mereka jelas tidak mengerti bagaimana ekosistem dan lingkungan daratan Arktik. Hal ini menjadikan mereka lebih mudah dimangsa beruang kutub dan rusa kutub, sebagai predator daratan Arktik.

Baca juga: Apa yang Terjadi Jika Kutub Bumi Mencair?

Selain terancam dimangsa, penguin jelas tidak bisa bertahan di Kutub Utara, karena mereka tidak bisa mencari ikan. Hampir sangat mustahil bagi penguin untuk bisa menemukan lubang di kawasan es Arktik, dan turun ke laut mencari ikan. Akibatnya, para penguin bisa mati kelaparan.

Maka memang benar adanya jika penguin lebih baik tinggal di Kutub Selatan dan beruang kutub di Kutub Utara. Mereka bisa hidup tenteram dan berada di puncak rantai makanan, tanpa harus saling menyakiti satu sama lain.


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.