Kompas.com - 28/05/2021, 13:24 WIB
Ilustrasi identitas buku KOMPAS.com/Gischa PrameswariIlustrasi identitas buku

KOMPAS.com - Saat akan membuat resensi buku, pembuatnya harus mencantumkan identitas buku tersebut. Salah satu ujuan utama dari pencantuman identitas buku ialah untuk memberi informasi kepada pembaca yang tertarik dengan buku tersebut.

Apa yang dimaksud identitas buku?

Menurut Heru Kurniawan, dkk ¬dalam Terampil dan Kreatif Berbahasa Indonesia dengan Model Belajar Terintegrasi (2020), identitas buku merupakan bagian penting dalam sebuah buku, yang harus dituliskan dalam resensi buku.

Identitas buku adalah ciri atau bagian yang melekat dari sebuah buku. Selain untuk memberi informasi kepada pembaca, identitas buku juga diperlukan agar pembaca bisa mengidentifikasi buku yang diresensi.

Baca juga: Contoh Resensi Buku Fiksi dan Non Fiksi

Secara garis besar, unsur dan jenis identitas buku memuat hal yang sama, yakni judul, penulis, tahun terbit, halaman buku, penerbit serta ISBN. Berikut unsur indentitas buku:  

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

  1. Judul
    Judul menjadi unsur terpenting dalam identitas buku. Judul biasanya dituliskan di urutan pertama atau yang paling atas. Dalam buku Bahasa Indonesia Kesehatan (2017) karya Wahyudi dan kawan-kawan, untuk penulisan judul buku terjemahan, tetap harus disertakan judul aslinya.
  2. Penulis
    Setelah menulis judul buku yang diresensi, nama penulis juga menjadi unsur penting dalam identitas buku. Untuk buku terjemahan, penulis asli dan penerjemahnya juga harus dicantumkan.
  3. Tahun terbit
    Tahun terbit mengacu pada kapan buku tersebut diterbitkan.
  4. Halaman buku
    Unsur penting lainnya dalam identitas buku ialah jumlah halaman buku. Hal ini cukup penting untuk menjadi referensi para pembaca ketika berminat untuk membeli buku tersebut.
  5. Penerbit
    Penerbit buku mengacu pada pihak yang mencetak buku tersebut.
  6. ISBN
    Beberapa pembuat resensi juga mencantumkan ISBN atau International Standard Book Number. ISBN terdiri atas 13 digit nomor yang berbeda pada tiap bukunya. ISBN membantu orang mencari buku berdasarkan 13 digit nomor tersebut.

Baca juga: Jenis-jenis Buku Fiksi

Pada intinya, identitas buku membantu pembaca untuk mengenal lebih jauh buku yang diresensi. Sebagai informasi, harga buku tidak perlu dicantumkan dalam identitas buku.

Karena setiap penjual atau toko buku memiliki harganya masing-masing, sehingga tidak menjadi unsur penting yang harus dicantumkan.


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X