Kompas.com - 29/04/2021, 12:59 WIB
[Tangkapan layar Belajar dari Rumah TVRI 2 September 2020] Bhinneka Tunggal Ika TVRI[Tangkapan layar Belajar dari Rumah TVRI 2 September 2020] Bhinneka Tunggal Ika

KOMPAS.comBhinneka Tunggal Ika menjadi semboyan negara Indonesia. Semboyan ini memiliki artian ‘berbeda-beda tetapi tetap satu jua’, serta mengandung makna persatuan dan kesatuan.

Semboyan ini pertama kali diusulkan oleh Mohammad Yamin dan hingga saat ini masih terus digunakan sebagai prinsip persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

Sejarah Bhinneka Tunggal Ika

Menurut Citra Hepatica Muslimah dan Triwahyuningsih dalam jurnal Persepsi Bhinneka Tunggal Ika pada Mahasiswa PPKn Angkatan 2008/2009 Universitas Ahmad Dahlan (2013), istilah ‘Bhinneka Tunggal Ika’ diambil dari kitab Kakawin Sutasoma karya Mpu Tantular.

“Bhinna ika tunggal ika, tan hana dharma mangrwa”, yang berarti berbeda-beda itu, satu itu, tak ada pengabdian yang mendua. Begitulah isi kutipan istilah Bhinneka Tunggal Ika dalam kitab Kakawin Sutasoma.

Saat itu, konteks Bhinneka Tunggal Ika lebih ditekankan pada keberagaman agama dan aliran kepercayaan penduduk Majapahit. Namun, semenjak dijadikan semboyan negara Indonesia, arti atau maknanya makin diperluas.

Baca juga: Sejarah Bhinneka Tunggal Ika

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dilansir dari situs resmi Kesbangpol Provinsi Banten, makna Bhinneka Tunggal Ika saat ini ditekankan pada berbagai aspek, tidak hanya keberagaman agama, tetapi juga mencakup keanekaragaman suku, budaya dan bahasa.

Semboyan ‘Bhinneka Tunggal Ika’ ini diusulkan pertama kali oleh Mohammad Yamin pada sidang BPUPKI pertama. Kemudian, Ir Soekarno juga mengusulkan semboyan ini saat merancang lambang negara Indonesia, yakni Burung Garuda Pancasila.

Akhirnya Bhinneka Tunggal Ika resmi menjadi semboyan negara Indonesia yang dicantumkan bersamaan dengan Burung Garuda Pancasila.

Arti Bhinneka Tunggal Ika

Bhinneka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Artinya walau masyarakat Indonesia berasal dari suku, agama dan ras yang berbeda, tetapi tetap satu dalam persatuan dan kesatuan sebagai Bangsa Indonesia.

Dikutip dari jurnal Bhinneka Tunggal Ika: Dalam Perspektif Filsafat Analitik karya Rizal Mustansyir, semboyan Bhinneka Tunggal Ika menjelaskan dengan tegas jika adanya keanekaragaman di berbagai aspek kehidupan yang menjadikan Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang satu dan utuh.

Baca juga: Fungsi Bhinneka Tunggal Ika

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Seragam Pramuka Berwarna Cokelat?

Mengapa Seragam Pramuka Berwarna Cokelat?

Skola
Biopori: Definisi, Manfaat dan Cara Pembuatan

Biopori: Definisi, Manfaat dan Cara Pembuatan

Skola
Organisasi Lini: Pengertian, Struktur, Ciri, Kelebihan dan Kekurangan

Organisasi Lini: Pengertian, Struktur, Ciri, Kelebihan dan Kekurangan

Skola
Prosedur Pengadaan Peralatan Kantor

Prosedur Pengadaan Peralatan Kantor

Skola
5 Contoh Paragraf Narasi

5 Contoh Paragraf Narasi

Skola
Flowchart: Definisi, Fungsi, Jenis, dan Contohnya

Flowchart: Definisi, Fungsi, Jenis, dan Contohnya

Skola
Jenis-Jenis Zat Campuran Berdasarkan Sifatnya

Jenis-Jenis Zat Campuran Berdasarkan Sifatnya

Skola
Bentuk-Bentuk Mulut Pada Ikan

Bentuk-Bentuk Mulut Pada Ikan

Skola
Pengertian Res Nullius dan Res Communis dalam Konsep Kelautan

Pengertian Res Nullius dan Res Communis dalam Konsep Kelautan

Skola
Langkah-Langkah Sebelum Menginstal Komputer

Langkah-Langkah Sebelum Menginstal Komputer

Skola
Prinsip dan Cara Kerja Komputer

Prinsip dan Cara Kerja Komputer

Skola
Perbedaan Kalimat Efektif dan Tidak Efektif

Perbedaan Kalimat Efektif dan Tidak Efektif

Skola
Jenis-Jenis Erosi

Jenis-Jenis Erosi

Skola
Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan dan Contohnya

Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan dan Contohnya

Skola
Proses Terbentuknya Pegunungan Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik

Proses Terbentuknya Pegunungan Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik

Skola
komentar
Close Ads X