Kompas.com - 25/11/2020, 12:55 WIB
Lukisan dinding Maya dari Bonampak, asli 800 Masehi. Rekonstruksi oleh Antonio Tejeda, di Chiapas, Meksiko. britannica.comLukisan dinding Maya dari Bonampak, asli 800 Masehi. Rekonstruksi oleh Antonio Tejeda, di Chiapas, Meksiko.

KOMPAS.com - Peradaban Maya Kuno terletak di Meksiko Selatan dan Amerika Tengah. Peradaban ini memiliki wilayah kekuasaan yang meliputi Honduras, Guatemala, dan Semenanjung Yukatan (Meksiko).

Berdasarkan temuan arkeologis, pusat perdaban Maya Kuno terletak di daerah Semenanjung Yukatan. Kemunculan peradaban Maya Kuno diperkirakan terjadi pada zaman Arkaik, sekitar 2.000 tahun Sebelum Masehi.

Peradaban Maya Kuno mulai membangun kota dan bangunan monumental pada sekitar tahun 500 Sebelum Masehi. Masa-masa pembangunan kota Maya juga sering disebut dengan puncak kejayaan dari peradaban Maya Kuno.

Sistem pemerintahan

Peradaban Maya Kuno memiliki sistem pemerintahan teokrasi. Dalam pemerintahan teokrasi, sebuah pemerintahan menganggap bahwa konstitusi, ideoilogi dan hukum berdasarkan pada nilai-nilai keagamaan.

Baca juga: Peradaban Mesir Kuno: Periodisasi dan Sistem Pemerintahan

Pemimpin tertinggi Maya Kuno dipegang oleh seorang Raja Dewata. Raja Dewata memiliki kekuasaan atas kendali tertinggi pada sektor sosial, ekonomi, pemerintahan, militer, dan peradilan.

Corak ekonomi

Maya Kuno memiliki corak ekonomi agraris. Mereka menggantungkan hidupnya pada aktivitas pertanian dan perdagangan.

Komoditas dari peradaban Maya Kuno adalah jagung, kacang, merica, dan buah-buahan. Selain itu, beberapa bangsa Maya Kuno juga melakukan perdagangan di kawasan Amerika Tengah.

Sistem kepercayaan

Dalam buku Sejarah Amerika: Dari Peradaban Kuno Hingga Kemerdekaan (2012) karya Sutiyah, Maya Kuno menganut sistem kepercayaan politeisme atau menyembah banyak dewa. Dewa dalam kepercayaan Maya Kuno terdiri dari dewa laut, dewa maahari, dewa hujan, dan dewa musim semi.

Baca juga: Sejarah Perang Tabuk (630)

Maya Kuno melaksanakan kegiatan keagamaan secara kolektif di kuil-kuil besar. Mereka juga mengenal upacara-upacara pemujaan yang mengorbankan nyawa manusia sebagai pengorbanan kepada dewa.

Caracol, situs arkeologi Maya kuno di Belize tengah-barat.britannica.com Caracol, situs arkeologi Maya kuno di Belize tengah-barat.
Seni bangunan

Dalam buku Abad Besar Manusia Sejarah Sebudayaan Dunia : America Kuno (1987) karya Jonathan Norton Leonard, Maya Kuno memiliki keterampilan yang tinggi di bidang asitektur.

Mereka mampu membangun monumen dan mendirikan kota batu yang megah sebagai tempat pemujaan para dewa. Berikut bangunan peninggalan dari Maya Kuno:

  • Chichen Itza
  • Tikal
  • Cahal Pech
  • Altun Ha
  • Palengue

Salah satu kota besar yang pernah didirikan oleh peradaban Maya Kuno adalah kota Theothiuakan. Kota ini dihuni sekitar 100.000 penduduk dengan status sosial yang beragam.

Baca juga: Sejarah Penaklukan Konstantinopel (1453)

Ilmu pengetahuan dan astronomi

Peradaban Maya Kuno menggunakan huruf hieroglyph sebagai alat komunikasi tertulis. Tulisan hieroglyph Maya Kuno banyak dijumpai di tembok dan tangga kuil.

Dalam ilmu astronomi, peradaban Maya Kuno mampu menciptakan sistem penanggalan. Penanggalan Maya Kuno terdiri dari 2 sistem kalender, yakni sistem kalender matahari (365 hari) dan sistem kalender kepercayaan (260 hari).


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X