Kompas.com - 05/11/2020, 17:21 WIB

KOMPAS.com – Selain pengumpulan data, langkah penting yang tidak bisa dilewatkan dalam penelitian sosial adalah pengolahan data.

Pengolahan data merupakan proses analisis dan penyajian data menjadi informasi yang akurat. Proses pengolahan data antara penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif berbeda. Berikut penjelasannya:

Proses pengolahan data dalam penelitian kuantitatif

Dahulu proses pengolahan data dalam penelitian kuantitatif dilakukan secara manual. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan rumus statistika.

Namun, seiring berkembangnya zaman, proses pengolahan data dalam penelitian kuantitatif dapat dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak. Contoh perangkat lunak yang digunakan untuk pengolahan data kuantitatif adalah SPSS.

Dilansir dari buku Metode Penelitian Sosial (2012) karya Ulber Silalahi, dijelaskan bahwa ada tiga tahap dalam pengolahan data kuantitatif, yaitu:

Baca juga: Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian Sosial

  • Tahap pemeriksaan data (editing)

Tahap ini memiliki tujuan untuk mengetahui kelayakan data guna melanjutkan analisis data pada tahap selanjutnya. Pemeriksaan data dilakukan untuk mengecek jawaban responden yang terdapat pada kuisioner.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam tahap ini yaitu kejelasan tulisan, kelengkapan jawaban, kejelasan makna jawaban, konsistensi antar jawaban, relevansi jawaban, dan keseragaman data.

  • Tahap pembuatan kode (coding)

Proses pembuatan kode dilakukan berdasarkan item pertanyaan pada kuisioner. Pembuatan kode memiliki tujuan untuk menyederhanakan data dengan cara memberikan simbol atau huruf pada setiap jawaban.

Selain itu, pembuatan kode juga memperlihatkan proses klasifikasi jawaban responden berdasarkan jenis data penelitian yang telah terkumpul.

Manfaat tahap ini adalah memudahkan peneliti dalam proses analisis data dan memudahkan penyimpanan data dalam jumlah yang besar.

Baca juga: Jenis-Jenis Penelitian Sosial

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daur Hidup Cacing Filaria

Daur Hidup Cacing Filaria

Skola
Pentingnya Proyeksi Penduduk bagi Suatu Negara

Pentingnya Proyeksi Penduduk bagi Suatu Negara

Skola
Sosiolinguistik: Pengertian, Dimensi Masalah, dan Manfaat

Sosiolinguistik: Pengertian, Dimensi Masalah, dan Manfaat

Skola
Perbedaan Antara Budaya Individualistis dan Kolektivisme

Perbedaan Antara Budaya Individualistis dan Kolektivisme

Skola
Teori Negosiasi Wajah: Pengertian, Asumsi, dan Konflik

Teori Negosiasi Wajah: Pengertian, Asumsi, dan Konflik

Skola
Advertisement dalam Bahasa Inggris Melalui Kegiatan Bazar

Advertisement dalam Bahasa Inggris Melalui Kegiatan Bazar

Skola
Empat Hukum Media Menurut McLuhan

Empat Hukum Media Menurut McLuhan

Skola
Penyebab, Dampak, dan Usaha Menanggulangi Pemanasan Global

Penyebab, Dampak, dan Usaha Menanggulangi Pemanasan Global

Skola
Perbedaan Cermin dan Lensa

Perbedaan Cermin dan Lensa

Skola
Bentuk Adaptasi Burung Pelatuk

Bentuk Adaptasi Burung Pelatuk

Skola
Kebijakan Dividen: Definisi, Teori, dan Bentuknya

Kebijakan Dividen: Definisi, Teori, dan Bentuknya

Skola
Ciri-ciri Demokrasi Parlementer

Ciri-ciri Demokrasi Parlementer

Skola
Debat Kompetitif: Pengertian dan Tujuannya

Debat Kompetitif: Pengertian dan Tujuannya

Skola
Definisi Otonomi Daerah dan Tujuannya

Definisi Otonomi Daerah dan Tujuannya

Skola
Perbedaan Anggaran Statis dan Fleksibel

Perbedaan Anggaran Statis dan Fleksibel

Skola
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.