Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perkembangan Bioskop Dunia, Berawal dari Teater Film

Kompas.com - 12/09/2020, 17:00 WIB
Serafica Gischa

Penulis

Sumber History

KOMPAS.com - Bioskop atau cinema hall adalah sebuah gedung yang berisi auditorial untuk menonton film sebagai hiburan.

Sebagian besar bioskop merupakan teater komersial yang melayani masyarakat dengan menjual tiket pertunjukan. Namun, beberapa bioskop juga dikelola oleh organisasi nirlaba yang mengenakan biaya keanggotaan untuk menonton film.

Dilansir dari History, film dalam bioskop diproyeksikan dengan proyektor film ke layar proyeksi besar di depan auditorium. Sedangkan dialog pada film, suara, dan musik diputar melalui sejumlah speaker yang dipasang di dinding ruang bioskop.

Istilah bioskop melibatkan kata film yang merupakan bentuk dari gambarbergerak dalam pengertian sinematografi. Semkentara teater berasal dari kata Perancis Kuno yang artinya tempat terbuka di zaman kuno untuk melihat tontonan dan drama.

Seiring berkembangnya waktu, pada tahun 1570-an dalam bahasa Inggris, makna teater bergeser menjadi sebuah bangunan tempet pertunjukan dipentaskan.

Baca juga: Sambal Nusantara, Membuat Orang Eropa Menangis

Ilustrasi bioskopshutterstock.com/By Everett Collection Ilustrasi bioskop
Berawal dari teater film

Dalam buku The Magazine of Science and School of Arts Volume 4 (1843) karya William Brittain, dalam tradisi panjang teater, teater film merupakan wadah yang bisa menampung segala jenis hiburan.

Beberapa bentuk hiburan teater melibatkan pemutaran gambar bergerak dan dapat dianggap sebagai pendahulu film. Awalnya pertunjukkan di lakukan di tempat-tempat yang sudah tidak terpakai.

Pada 1799, Étienne-Gaspard Robert memindahkan pertunjukan Phantasmagorie-nya ke biara yang ditinggalkan di dekat Place Vendôme di Paris. Lingkungan menakutkan, dengan kuburan dan reruntuhan.

Baca juga: Biografi Alexander Graham Bell, Penemu Telepon

Kemudian pada 1833, The Royal Polytechnic Institution di London menjadi tempat populer danberpengaruh untuk semua jenis pertunjukkan.

Di mana teater tersebut dapat menampung 500 kursi dengan lentera ajaib yang bisa menampilkan gambaran konser, pantomin, atau bentuk teater lainnya ke sebuah layar yang besar.

Kemudian teater film banyak dikenal oleh semua orang, setelah Le Chat Noir salah satu tempat hiburan di Paris memberikan pertunjukan bayangan pada tahun 1881.

Ilustrasishutterstock.com Ilustrasi
Tempat pemutaran film pertama

Pemutaran film untuk publik pertama kali dilakukan di teater. Di mana teater yang dipilih adalah yang dapat digelapkan dan mampu menampung penonton dengan nyaman.

Teater Berlin Wintergarten adalah tempat pertunjukan film pertama Skladanowsky bersaudara dari tanggal 1 hingga 31 November 1895.

Baca juga: Biografi Marconi, Penemu Radio yang Selamatkan Penumpang Titanic

Selain itu, Émile Reynaud memutar film animasi Pantomimes Lumineus dari 28 Oktober 1892 hingga Maret 1900 di Musée Grévin di Paris, dengan sistem Theatre Optique miliknya.

Dia memberikan lebih dari 12.800 pertunjukan dengan total lebih dari 500.000 pengunjung, dengan program termasuk Pauvre Pierrot dan Autour d'une cabine

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com