UUD 1945, Konstitusi Pertama Indonesia

Kompas.com - 02/04/2020, 12:00 WIB
Sidang PPKI pada 18 Agustus 1945 yang salah satu hasilnya adalah menetapkan UUD 1945 serta memilih presiden dan wakil presiden Republik Indonesia. Osman Ralliby/Dokumentasi Historica, Penerbit Bulan-Bintang, DjakartaSidang PPKI pada 18 Agustus 1945 yang salah satu hasilnya adalah menetapkan UUD 1945 serta memilih presiden dan wakil presiden Republik Indonesia.
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 merupakan konstitusi pertama yang digunakan bangsa Indonesia.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), konstitusi adalah segala ketentuan dan aturan tentang ketatanegaraan (Undang-Undang Dasar dan sebagainya).

Dilansir Encyclopaedia Britannica (2015), konstitusi merupakan badan doktrin dan praktik yang membentuk prinsip perorganisasian fundamental negara politik.

Dalam beberapa kasus, seperti di Amerika Serikat. Konstitusi adalah dokumen tertulis yang spesifik.

Di negara Inggris, konstitusi adalah kumpulan dokumen, ketetapan, dan praktik tradisional yang secara umum diterima sebagai urusan politik.

Negara-negara yang memiliki konstitusi tertulis juga dapat memiliki tubuh praktik tradisional atau adat yang mungkin atau mungkin tidak dianggap memiliki kedudukan konstitusional.

Baca juga: Sejarah Perumusan UUD 1945 

Konstitusi di Indonesia

Dikutip situs Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), secara umum terdapat dua macam konstitusi, yakni konstitusi tertulis dan tidak tertulis.

Hampir semua negara di dunia memiliki konstitusi tertulis atau UUD. Konstitusi tersebut pada umumnya mengatur mengenai pembentukan, pembagian wewenang dan cara bekerja berbagai lembaga kenegaraan serta perlindungan hak asasi manusia.

Hampir semua konstitusi tertulis diatur mengenai pembagian kekuasaan. Kemudian berdasarkan jenis kekuasaan itu dibentuklah lembaga-lembaga negara.

Jenis kekuasaan perlu ditentukan terlebih dahulu, setelah itu dibentuk lembaga negara yang bertanggung jawab untuk melaksanakan jenis kekuasaan tertentu itu.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peristiwa Pengepungan Baghdad (1258)

Peristiwa Pengepungan Baghdad (1258)

Skola
Perbedaan Baseball dengan Softball

Perbedaan Baseball dengan Softball

Skola
Teknik Dasar Permainan Kasti

Teknik Dasar Permainan Kasti

Skola
Sejarah Perang Salib IV (1218-1291)

Sejarah Perang Salib IV (1218-1291)

Skola
Hal yang Harus Dihindari dan Diutamakan dalam Permainan Bulu Tangkis

Hal yang Harus Dihindari dan Diutamakan dalam Permainan Bulu Tangkis

Skola
Penaklukan Kembali Spanyol (Reconquista)

Penaklukan Kembali Spanyol (Reconquista)

Skola
Contoh Teks Biografi Singkat

Contoh Teks Biografi Singkat

Skola
Sejarah Perang Salib III (1189-1192)

Sejarah Perang Salib III (1189-1192)

Skola
Menentukan Nilai Sinus Sudut Antara Rusuk Tegak dan Bidang Alas Limas

Menentukan Nilai Sinus Sudut Antara Rusuk Tegak dan Bidang Alas Limas

Skola
Soal Dimensi TIga: Ruas-Ruas Kubus

Soal Dimensi TIga: Ruas-Ruas Kubus

Skola
Menghitung Rasio dari Barisan Geometri

Menghitung Rasio dari Barisan Geometri

Skola
Contoh Soal Jarak dan Titik dalam Kubus

Contoh Soal Jarak dan Titik dalam Kubus

Skola
Jenis Musik Nontradisional Mancanegara

Jenis Musik Nontradisional Mancanegara

Skola
Menghitung Jarak Titik pada Kubus

Menghitung Jarak Titik pada Kubus

Skola
Menentukan Bilangan Kuantum

Menentukan Bilangan Kuantum

Skola
komentar
Close Ads X