Kompas.com - 10/01/2020, 19:00 WIB
Rempah-rempah Indonesia yang memperkaya kuliner Indonesia di Frankfurt Book Fair (FBF) 2015 di Frankfurt, Jerman.
KOMPAS/SARIE FEBRIANERempah-rempah Indonesia yang memperkaya kuliner Indonesia di Frankfurt Book Fair (FBF) 2015 di Frankfurt, Jerman.

KOMPAS.com - Rempah-rempah Indonesia merupakan salah satu hasil yang paling berharga. Banyak sekali negara-negara yang datang ke Indonesia untuk berburu rempah-rempah.

Lalu di mana sajakah sentra rempah-rempah di Indonesia? Dilansir dari buku Sejarah Indonesia Modern 1200-2008 (2008) karya Merle Calvin, berikut lokasinya:

Lada

Foto dirilis Rabu (4/12/2019), memperlihatkan tanaman lada yang ada di ladang milik Daniel (37) di Dusun Sungai Langer, Desa Mengkiang, Kecamatan Bonti, Sanggau, Kalimantan Barat. Sebagian petani dan peternak di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, telah meninggalkan praktik membuka lahan dengan cara dibakar yang sebelumnya merupakan hal biasa karena sudah menjadi tradisi turun-temurun dari nenek moyang.ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI Foto dirilis Rabu (4/12/2019), memperlihatkan tanaman lada yang ada di ladang milik Daniel (37) di Dusun Sungai Langer, Desa Mengkiang, Kecamatan Bonti, Sanggau, Kalimantan Barat. Sebagian petani dan peternak di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, telah meninggalkan praktik membuka lahan dengan cara dibakar yang sebelumnya merupakan hal biasa karena sudah menjadi tradisi turun-temurun dari nenek moyang.
Ada dua jenis lada yang dikenal, yaitu lada putih dan lada hitam.

Lada dan merica merupakan tanaman yang sama.

Rempah-rempah ini banyak digunakan untuk bumbu masak.

Baca juga: Seberapa Sehatkah Lada Hitam?

 

Dihasilkan paling banyak di Pulau Sumatera seperti Aceh dan Jambi. Kemudian di Pulau Bangka Belitung.

Selain di Pulau Sumatera, lada juga bisa diperoleh di Jawa, Pulau Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi dan DI Yogyakarta.

Sejarahnya, lada berasal dari daerah India. Hanya saja, pada abad 600 sebelum masehi banyak kelompok Hindu yang datang ke Jawa.

Diperkirakan mereka membawa bibit lada dan kemudian di tanam di Jawa.

Kayu manis

Ilustrasi kayu manisshutterstock Ilustrasi kayu manis
Rempah-rempah ini sering digunakan sebagai tambahan membuat kue atau roti.

Baca juga: Kembalikan Kejayaan Rempah-rempah di Maluku, Kementan Siapkan Rp 200 Miliar

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.