Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/11/2022, 20:02 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com - Ular memiliki tubuh yang sangat fleksibel. Dengan tubuhnya, ular bisa berjalan meliuk-liuk, tidur melingkar, hingga meremas mangsa yang besar.

Dengan demikian, tak mengherankan jika ada yang mengira bahwa ular tidak memiliki tulang.

Tetapi, faktanya, ular adalah hewan vertebrata dengan kerangka, yang artinya ia tidak hanya memiliki tulang, tetapi juga tulang punggung untuk menyatukan tulang-tulang tersebut. 

Ular memiliki banyak tulang

Dilansir dari The University of Melbourne, ular memiliki ratusan tulang, bahkan lebih banyak dari tulang manusia.

Baca juga: Benarkah Ular Takut pada Kucing?

Hewan dapat digolongkan sebagai invertebrata (hewan tanpa tulang punggung) atau vertebrata (hewan bertulang belakang). 

Invertebrata termasuk hewan seperti ubur-ubur, cumi-cumi, laba-laba, dan serangga. 

Tubuh hewan invertebrata sangat lunak dan licin, seperti cacing, atau memiliki kerangka luar (cangkang luar yang mengeras, seperti kepiting, kumbang, dan kalajengking).

Sementara itu, ular adalah vertebrata, bersama dengan semua reptil dan amfibi lainnya, mamalia, burung, serta ikan. 

Tulang memberi struktur dan kekuatan pada tubuh. Otot melekat pada tulang dan ini memungkinkan tubuh untuk bergerak saat otot berkontraksi. 

Baca juga: Mencengangkan, Ular Piton Telan Aligator Sepanjang 1,5 Meter

Ular membutuhkan banyak tulang agar kuat dan lentur. Mereka memiliki tengkorak khusus dan memiliki tulang belakang yang sangat panjang.

Tulang belakang ular terdiri dari ratusan tulang belakang. Mereka juga memiliki ratusan tulang rusuk, hampir di sepanjang tubuh mereka untuk melindungi organ-organ penting. 

Beberapa ular menangkap dan membunuh mangsa dengan meremas tubuhnya. 

Ini berarti ular dapat mengencangkan tubuh mereka yang kuat dan berotot di sekitar hewan yang mereka tangkap dan meremasnya sampai mati dengan bantuan tulang mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+