Kompas.com - 23/07/2022, 11:02 WIB


KOMPAS.com- Setelah merilis foto luar angkasa berwarna pertama beberapa saat lalu, Teleskop Luar Angkasa James Webb tak berhenti melakukan pengamatan-pengamatan lainnya. Kali ini, penampakan galaksi paling tua tertangkap teleskop ini.

Terbaru, teleskop yang diluncurkan Desember 2021 ini mengamati galaksi yang diketahui sebagai galaksi tertua yang pernah ada.

Galaksi yang disebut dengan GLASS-z13 itu eksis 13,5 miliar tahun yang lalu atau 300 juta tahun setelah Big Bang.

Itu menurut Rohan Naidu dari Harvard Center for Astrophysics sekitar 100 juta tahun lebih awal dari apa pun yang diidentifikasi sebelumnya.

"Kami berpotensi melihat cahaya bintang paling jauh yang pernah di lihat siapa pun," katanya.

Dikutip dari Science Alert, Jumat (22/7/2022) semakin jauh objek maka semakin lama waktu yang dibutuhkan cahayanya untuk mencapai kita.

Dengan demikian menatap kembali ke alam semesta yang jauh berarti melihat ke masa lalu yang dalam.

Meski GLASS-z13 ada di era awal semesta, usia pastinya masih belum diketahui karena bisa terbentuk kapan saja dalam 300 juta tahun pertama.

Baca juga: Arti Warna-warna pada Foto Kelompok 5 Galaksi Alam Semesta Versi Teleskop James Webb

Penampakan galaksi paling tua, GLASS-z13 oleh teleskop James Webb terlihat dalam apa yang disebut data 'rilis awal' dari imager inframerah utama observatorium yang mengorbit, disebut NIRcam.

Akan tetapi penemuan galaksi paling tua itu tak terungkap dalam set gambar pertama yang diterbitkan oleh NASA minggu lalu.

Karena jaraknya sangat jauh dari Bumi, pada saat cahayanya mencapai kita, ia telah diregangkan oleh perluasan alam semesta dan bergeser ke wilayah inframerah spektrum cahaya, yang dilengkapi Webb untuk dideteksi dengan kejelasan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Naidu dan rekan-rekannya kemudian menyisir data inframerah dari alam semesta yang jauh ini, mencari tanda-tanda galaksi yang sangat jauh.

Dengan menggunakan data yang dikumpulkan melalui filter inframerah berbeda yang diarahkan ke wilayah ruang sama, tim dapat mendeteksi penurunan foton terjadi, sehingga dapat menyimpulkan keberadaan galaksi terjauh ini.

Teleskop James Webb temukan galaksi paling tua dan terjauh di alam semesta. Teleskop ini terus menarik perhatian astronom.

Baca juga: Teleskop Hubble Tangkap Potret Galaksi dengan Lubang Hitam Aktif, Seperti Apa?

Halaman Selanjutnya
Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apa Manfaat Rambutan untuk Kesehatan Jantung?

Apa Manfaat Rambutan untuk Kesehatan Jantung?

Oh Begitu
Susu Mana yang Paling Baik untuk Lingkungan?

Susu Mana yang Paling Baik untuk Lingkungan?

Oh Begitu
Jenis-jenis Kelainan Darah dan Penyebabnya

Jenis-jenis Kelainan Darah dan Penyebabnya

Kita
Spesies Baru Kungkang Berkepala Mirip Kelapa Sempat Dikira Tidak Ada

Spesies Baru Kungkang Berkepala Mirip Kelapa Sempat Dikira Tidak Ada

Oh Begitu
Bagaimana Cara Semut Merayap di Dinding dan Melawan Gravitasi?

Bagaimana Cara Semut Merayap di Dinding dan Melawan Gravitasi?

Prof Cilik
Sama-sama Hitam dan Putih, Apa Bedanya Puffin dengan Penguin?

Sama-sama Hitam dan Putih, Apa Bedanya Puffin dengan Penguin?

Oh Begitu
Apa Warna Bulan yang Sebenarnya?

Apa Warna Bulan yang Sebenarnya?

Oh Begitu
Kenapa Hiu Takut terhadap Lumba-lumba?

Kenapa Hiu Takut terhadap Lumba-lumba?

Oh Begitu
Spesies Baru Kungkang Ditemukan, Kepalanya Mirip Kelapa Dikupas

Spesies Baru Kungkang Ditemukan, Kepalanya Mirip Kelapa Dikupas

Oh Begitu
Apa Manfaat Kupu-kupu dalam Ekosistem?

Apa Manfaat Kupu-kupu dalam Ekosistem?

Oh Begitu
Burung Pengicau Berwarna Mencolok Berisiko Punah Lebih Cepat

Burung Pengicau Berwarna Mencolok Berisiko Punah Lebih Cepat

Oh Begitu
Jumlah Darah dalam Tubuh Manusia

Jumlah Darah dalam Tubuh Manusia

Kita
5 Objek Paling Terang di Tata Surya

5 Objek Paling Terang di Tata Surya

Oh Begitu
Orang Suku Maya Kuno Makan Cokelat, Tidak Hanya untuk Persembahan Dewa

Orang Suku Maya Kuno Makan Cokelat, Tidak Hanya untuk Persembahan Dewa

Fenomena
Trenggiling Makan Apa?

Trenggiling Makan Apa?

Oh Begitu
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.