Kompas.com - 24/06/2022, 21:01 WIB

KOMPAS.com - Salah satu satwa terancam punah, kucing merah Kalimantan atau Catopuma badia, tertangkap oleh kamera jebak yang terpasang di bentang alam Barito Hulu.

Keberadaan satwa endemik Kalimantan ini begitu langka dan tidak banyak diketahui, sehingga diperlukan upaya konservasinya agar kucing merah tetap dapat lestari.

Sementara itu, kucing merah Kalimantan terancam punah dikarenakan terus berkurangnya habitat dan perburuan yang dilakukan.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah Nur Patria Kurniawan mengatakan, kucing merah Kalimantan sangat sulit untuk ditemukan, dan sejauh ini belum banyak publikasi mendalam yang mengulas mengenai spesies kucing liar yang dilindungi ini.

“Satwa ini kurang mendapatkan perhatian, tidak seperti orangutan,” ujar Nur dalam online media gathering “Kucing Merah Kalimantan dan Upaya Konservasinya di Provinsi Kalimantan Tengah” yang dikutip Kompas.com, Jumat (24/6/2022).

Baca juga: Mengapa Mata Kucing Bersinar dalam Gelap?

Lebih lanjut, kucing merah Kalimantan masuk dalam satwa dilindungi yang harus mendapatkan perhatian untuk upaya konservasinya.

Satwa yang masuk dalam klasifikasi terancam punah oleh Badan Konservasi Dunia (ICN) ini menduduki posisi yang penting dalam rantai makanan secara ekologis. Satwa ini sebagai penyeimbang dari ekosistem.

Atas kelangkaan ini, keberadaan kucing merah dan kucing-kucing liar di Kalimantan bisa sangat menarik bagi para kolektor satwa untuk memeliharanya sehingga harus segera dilakukan upaya-upaya agar populasinya bisa tetap terjaga.

Mengenal kucing merah Kalimantan

Melansir Kompas.com, 20 November 2021, kucing merah memiliki bulu berwarna merah kastanye yang gelap dan berbintik samar.

Dengan kepala yang pendek dan bulat dengan warna cokelat keabu-abuan. Di setiap sudut matanya terdapat dua garis gelap serta bagian belakang kepala memiliki tanda gelap berbentuk “M”.

Kucing merah mempunyai ekor yang panjang dan runcing, dengan garis kekuningan di bagian bawahnya dan ujung ekornya berwarna putih bersih.

Kucing merah berukuran hampir sama dengan kucing rumahan yang besar, mempunyai berat sekitar 3-4 kg dan panjang sekitar 92 cm.

Sebagai hewan endemik, kucing merah hanya ditemukan di Pulau Kalimantan. Hutan dataran rendah dan dataran tinggi menjadi habitat penting bagi kucing merah.

Baca juga: Ahli Ungkap Tanaman Catnip Simpan Efek Tersembunyi untuk Kucing, Apa itu?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.